David Beckham Tutup Mulut soal Keretakan Keluarga: Itu Urusan Pribadi
Baca dalam 60 detik
- David Beckham menolak membahas perseteruan dengan putra sulungnya, Brooklyn, dalam wawancara dengan Variety, menyebutnya sebagai urusan pribadi.
- Brooklyn sebelumnya mengeluarkan pernyataan keras di Instagram, menuduh orang tuanya membocorkan informasi ke media dan menyatakan tidak ingin berdamai.
- Ketidakhadiran Brooklyn di acara peresmian bintang David di Hollywood Walk of Fame mempertegas keretakan hubungan keluarga Beckham.

David Beckham, legenda sepak bola Inggris, menolak menjawab pertanyaan soal keretakan hubungannya dengan putra sulung, Brooklyn Beckham, dalam sebuah wawancara dengan Variety. Saat ditanya mengenai pemberitaan media yang dianggap 'kejam' tentang konflik keluarganya, Beckham langsung memotong dan menyatakan, "Maaf, saya hentikan Anda di sini. Itu urusan pribadi. Itu satu hal yang tidak ingin saya bicarakan." Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan peresmian bintangnya di Hollywood Walk of Fame pada Jumat (12/6/2026).
Keretakan keluarga Beckham mencuat ke publik pada Januari lalu ketika Brooklyn, yang kini berusia 27 tahun, mengeluarkan pernyataan panjang di Instagram. Dalam unggahan tersebut, ia membantah dikendalikan oleh istrinya, Nicola Peltz, dan justru menuding orang tuanya—David dan Victoria Beckham—serta tim mereka kerap membocorkan informasi ke media. "Saya telah diam selama bertahun-tahun dan berusaha menjaga hal ini tetap pribadi. Namun, orang tua saya dan tim mereka terus pergi ke media, membuat saya tidak punya pilihan selain berbicara sendiri," tulis Brooklyn kala itu. Ia juga menegaskan, "Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya bukan sedang dikendalikan, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya."
Ketegangan itu kembali terlihat pada acara peresmian bintang David di Hollywood Walk of Fame. Brooklyn menjadi satu-satunya anak David yang tidak hadir, sementara ketiga saudaranya—Romeo, Cruz, dan Harper—tampak mendampingi sang ayah bersama Victoria. Dalam pidato penerimaan penghargaan, David tampak emosional saat berterima kasih kepada keluarga. "Anak-anak—saya akan emosi sekarang—saya harap suatu hari kalian membawa cucu saya ke sini dan bercerita tentang seorang anak laki-laki yang bermimpi besar. Membuat kalian bangga adalah pencapaian terbesar saya," ucapnya.
Di sisi lain, David Beckham bersedia berbicara terbuka tentang pernikahannya dengan Victoria. Ia mengungkapkan bahwa kunci keharmonisan rumah tangga mereka selama hampir tiga dekade adalah selalu meluangkan waktu untuk satu sama lain. "Kami sudah menikah 27 tahun pada Juli nanti. Kami bersama selama 29 tahun. Kami memiliki empat anak yang luar biasa. Kami memiliki bisnis yang kami kerjakan keras. Tapi kami selalu menyediakan waktu untuk satu sama lain, dan kami selalu melakukannya," katanya.
Bagi publik Indonesia, kisah keluarga Beckham menjadi cermin bahwa konflik internal keluarga selebritas global tidak jauh berbeda dengan dinamika rumah tangga pada umumnya. Namun, perbedaan budaya dan tekanan media yang lebih intens di luar negeri kerap membuat masalah pribadi menjadi konsumsi publik. Di Indonesia, fenomena serupa juga sering terjadi di kalangan selebritas, di mana isu keluarga kerap menjadi sorotan dan terkadang dimanfaatkan untuk konten media. Hal ini menimbulkan pertanyaan etis tentang batasan privasi figur publik.
Ke depan, apakah keretakan antara David Beckham dan putra sulungnya akan pulih? Brooklyn dengan tegas menyatakan tidak ingin berdamai, namun waktu seringkali menjadi penengah terbaik. Yang jelas, David Beckham memilih untuk tidak memperkeruh suasana dengan tetap menjaga masalah keluarga sebagai ranah pribadi. Sikap ini patut diapresiasi di tengah hiruk-pikuk industri hiburan yang kerap mengumbar aib.



