Lauren Steadman Juara Celebrity MasterChef, Atlet Paralimpiade Kalahkan Emily Campbell
Baca dalam 60 detik
- Lauren Steadman, atlet Paralimpiade 33 tahun, memenangkan Celebrity MasterChef setelah mengalahkan Emily Campbell dan Shakira Khan.
- Kemenangan ini dinilai setara medali emas Paralimpiade, menunjukkan kemampuan multidisiplin di luar olahraga.
- Prestasi Steadman membuka diskusi tentang potensi atlet Indonesia mengikuti jejak serupa di ajang hiburan internasional.

Lauren Steadman, atlet Paralimpiade asal Inggris berusia 33 tahun, dinobatkan sebagai juara Celebrity MasterChef setelah mengalahkan pesaing ketat seperti peraih medali Olimpiade Emily Campbell dan selebriti TV Shakira Khan. Kemenangan ini diumumkan pada akhir kompetisi memasak yang diikuti sejumlah figur publik ternama.
Steadman menyebut gelar tersebut sebagai pencapaian yang "sangat istimewa, sejajar dengan medali emas Paralimpiade". Pernyataan itu menegaskan bahwa baginya, kompetisi kuliner tidak sekadar ajang hiburan, melainkan ujian disiplin dan ketangguhan mental yang setara dengan persaingan olahraga elit.
Juri dan pembawa acara MasterChef, Grace Dent, memuji konsistensi Steadman selama kompetisi. Menurut Dent, Steadman memasak dengan standar luar biasa dan pada babak final menyajikan hidangan yang sangat memuaskan. Rekan pembawa acara, Giorgio Locatelli, menambahkan bahwa Steadman mampu mengubah setiap tantangan menjadi keunggulan, alasan utama ia layak menyandang gelar juara.
Sementara itu, Shakira Khan yang harus puas sebagai runner-up, mengomentari posisinya dengan nada bercanda. Ia menyebut dirinya sebagai "pengantin yang selalu menjadi pendamping, bukan pengantin utama", merujuk pada kegagalan sebelumnya di ajang Love Island. Meski demikian, Khan mengaku senang dengan pengalaman tersebut dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Steadman.
"Saya bisa berkompetisi di olahraga tingkat tinggi dan menangani tekanan. Saya suka menantang diri sendiri dan terus belajar hal baru. Mengikuti Celebrity MasterChef akan mendorong batas kemampuan saya dan semoga memberi kepercayaan diri bahwa saya bisa memasak!" — Lauren Steadman
Steadman sebelumnya mengungkapkan alasannya bergabung dengan acara ini. Ia menilai memasak untuk orang terdekat berbeda dengan menyajikan hidangan yang dinilai secara kritis. Meski demikian, ia menikmati proses kreatif dalam meracik rasa dan tampilan makanan. Steadman juga mendeskripsikan dirinya sebagai juru masak intuitif yang jarang mengukur bahan secara presisi.
Kemenangan Steadman menambah daftar atlet yang sukses menembus industri hiburan. Di Indonesia, fenomena serupa mulai terlihat ketika beberapa atlet nasional merambah dunia presenter, akting, atau konten digital. Namun, partisipasi dalam kompetisi memasak internasional masih jarang. Keberhasilan Steadman bisa menjadi inspirasi bagi atlet Indonesia untuk mengeksplorasi bakat di luar lapangan, sekaligus memperluas citra positif atlet di mata publik.
Dari sisi industri, acara seperti Celebrity MasterChef terus menjadi platform efektif untuk membangun kembali citra publik dan memperluas basis penggemar. Bagi Steadman, gelar ini berpotensi membuka peluang endorsement di sektor kuliner dan gaya hidup, yang selama ini didominasi selebriti non-olahraga. Hal ini menunjukkan bahwa batas antara dunia olahraga dan hiburan semakin cair, terutama di era digital ketika personal branding menjadi kunci.
Ke depan, akankah lebih banyak atlet Indonesia mengikuti jejak Steadman dengan terjun ke kompetisi hiburan berskala global? Atau justru fokus pada prestasi olahraga tetap menjadi prioritas utama? Waktu yang akan menjawab, tetapi langkah Steadman setidaknya membuktikan bahwa disiplin dan mental juara bisa diadaptasi di panggung apa pun.



