Saoirse Ronan Bicara Perlindungan Aktor Muda: 'Saya Sangat Beruntung'
Baca dalam 60 detik
- Saoirse Ronan mengaku beruntung memiliki ibu yang protektif dan kru film yang menghargainya saat masih muda.
- Ia kini berkomitmen memberikan dukungan serupa kepada aktor-aktor muda di sekitarnya.
- Ronan juga menyoroti pentingnya keluarga dalam menjaga dirinya dari jebakan ketenaran.

Aktris Saoirse Ronan mengungkapkan rasa syukurnya karena memiliki pengalaman positif sebagai aktor muda di industri film. Dalam wawancara dengan People, ia menyebut bahwa kehadiran ibunya dan lingkungan kerja yang suportif membuat perjalanan kariernya sejak usia belia terasa aman dan menyenangkan.
Ronan, yang kini berusia 32 tahun, memulai debut aktingnya pada 2003 lewat serial drama medis Irlandia The Clinic. Ia menilai bahwa kombinasi antara perlindungan orang tua dan sikap para sutradara serta aktor senior yang memperlakukannya setara namun tetap memahami perbedaan usia menjadi kunci pengalaman positif tersebut.
"Saya benar-benar beruntung sebagai aktor muda karena saya memiliki perlindungan dari ibu saya, dan juga bekerja dengan sutradara serta aktor hebat yang memperlakukan saya seperti rekan, tetapi tetap mengingat bahwa saya biasanya 20, 30 tahun lebih muda dari mereka," ujarnya.
Pengalaman itu, kata Ronan, membuatnya tumbuh di lokasi syuting dengan cara yang indah dan menjadi alasan mengapa ia masih berkecimpung di dunia akting hingga sekarang. Ia pun bertekad memberikan rasa aman dan dukungan yang sama kepada para aktor muda yang bekerja dengannya.
"Saya ingin memastikan setiap anak muda yang sedang naik daun merasa mendapat dukungan dan dorongan itu. Mereka juga didorong, tetapi dengan cara yang membuat mereka menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, karena itulah yang saya dapatkan dan saya benar-benar merasakan manfaatnya," tambahnya.
Ronan juga mengingat kembali kecemasan yang ia rasakan saat masih muda, yang kemudian memengaruhi pendekatannya terhadap aktor-aktor baru. Menurutnya, penting untuk menyadari bahwa rekan-rekan muda di lokasi syuting sedang melakukan pekerjaan yang sama, tetapi sering kali untuk pertama kalinya, sehingga mereka rentan dan belum memiliki sinisme seperti orang dewasa yang sudah lama berkecimpung.
Dalam wawancara terpisah dengan Irish Times, Ronan mengakui bahwa ketenaran bisa dengan mudah membuat seseorang terlena. Ia menekankan perlunya menjadi pribadi yang cukup kuat dan memiliki orang-orang di sekitar yang mengingatkan jati diri.
"Anda perlu menjadi orang yang cukup aman. Dan Anda perlu orang di sekitar Anda untuk berkata: 'Ingat siapa dirimu.' Sangat mudah untuk terjerat. Untuk dikonsumsi olehnya," tuturnya.
Ronan merasa dirinya terlindungi dari jebakan tersebut berkat keluarganya. Ia juga menyoroti peran produser yang baik, serta mengkritik mereka yang memanfaatkan aktor muda dengan mempekerjakan mereka lembur atau mengabaikan keselamatan dalam adegan berbahaya atau bernuansa seksual.
"Tetapi ibu saya luar biasa. Semua orang menyukai ibu saya. Dia selalu dengan gigih melindungi hak-hak saya," pungkasnya.
Bagi industri hiburan Indonesia yang tengah tumbuh, kisah Ronan menjadi cermin pentingnya sistem perlindungan bagi pekerja seni di bawah umur. Regulasi ketenagakerjaan dan pengawasan orang tua menjadi kunci agar bakat muda tidak tereksploitasi. Ke depan, muncul pertanyaan apakah pelaku industri dalam negeri akan mengadopsi standar serupa untuk menciptakan lingkungan kreatif yang aman dan berkelanjutan.



