Xbox Siapkan Fitur Cicilan: Beli Konsol Sekarang, Bayar Nanti Lewat PayPal atau Klarna
Baca dalam 60 detik
- Kode tersembunyi di backend Xbox mengindikasikan opsi 'buy now, pay later' akan segera hadir, ditemukan oleh pengguna redphx.
- Metode pembayaran mencakup cicilan tanpa bunga dari PayPal (4 kali dua mingguan atau hingga 24 bulan) dan Klarna (3 kali angsuran 30 hari).
- Fitur ini berpotensi meningkatkan aksesibilitas konsol di Indonesia, di mana harga tinggi sering menjadi hambatan, namun regulasi fintech perlu diperhatikan.

Microsoft dikabarkan tengah menyiapkan terobosan baru untuk ekosistem Xbox: opsi pembayaran cicilan langsung di platform. Temuan kode di backend situs Xbox oleh pengguna redphx di platform X mengungkap adanya frasa 'buy now, pay later' yang akan memungkinkan pengguna mencicil pembelian game, aksesori, atau bahkan konsol.
Fitur ini direncanakan bekerja sama dengan dua penyedia layanan pembayaran terkemuka, PayPal dan Klarna. PayPal menawarkan dua skema: cicilan empat kali tanpa bunga setiap dua minggu, atau pembayaran yang diperpanjang hingga 24 bulan. Sementara Klarna menyediakan opsi tiga kali angsuran dengan jadwal 30 hari antar pembayaran. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana konsumen semakin menginginkan fleksibilitas finansial, terutama untuk barang bernilai tinggi.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran opsi cicilan ini bisa menjadi angin segar. Harga konsol Xbox Series X/S yang berkisar Rp6-10 juta kerap menjadi kendala utama. Dengan sistem cicilan tanpa bunga, konsumen lokal bisa mengakses perangkat keras tanpa harus membayar penuh di muka. Namun, perlu dicermati regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait layanan BNPL yang kini semakin ketat, termasuk batas bunga dan perlindungan data konsumen. Kolaborasi dengan PayPal dan Klarna yang sudah berizin di Indonesia bisa menjadi nilai tambah.
Analis industri menilai langkah ini sebagai strategi Microsoft untuk memperluas basis pengguna di tengah persaingan ketat dengan PlayStation dan Nintendo. โBNPL bukan sekadar opsi pembayaran, tapi alat untuk mengubah perilaku konsumen. Dengan cicilan, pengguna lebih mungkin membeli game digital atau berlangganan Game Pass,โ ujar seorang pengamat teknologi. Namun, tantangan tetap ada: edukasi pengguna soal risiko utang dan bunga tersembunyi, terutama jika melewatkan jadwal pembayaran.
Meski kode telah ditemukan, Microsoft belum memberikan pernyataan resmi. Pertanyaan yang mengemuka: apakah fitur ini akan tersedia di semua wilayah, termasuk Asia Tenggara? Jika ya, kapan? Yang jelas, langkah ini menandai pergeseran model bisnis dari penjualan langsung menuju ekonomi berlangganan dan pembayaran bertahapโsebuah tren yang tak bisa diabaikan.



