Rob Lowe Ungkap Peran The Outsiders yang Mengubah Hidupnya: Dari Remaja Biasa ke Ikon Hollywood
Baca dalam 60 detik
- Rob Lowe mengaku perannya di film The Outsiders (1983) membuat hidupnya berubah drastis, dari remaja yang tidak populer menjadi selebritas yang diburu penggemar.
- Aktor berusia 62 tahun itu menyebut optimisme dan ketangguhan sebagai kunci bertahan puluhan tahun di industri hiburan Hollywood.
- Kisah Lowe mencerminkan bagaimana film remaja era 1980-an membuka jalan bagi generasi muda untuk berkarier di layar lebar, sebuah fenomena yang juga mulai terlihat di Indonesia.

Rob Lowe, aktor senior Hollywood yang kini berusia 62 tahun, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam film The Outsiders (1983) menjadi titik balik yang mengubah hidupnya secara total. Dalam wawancara dengan People, Lowe mengenang bagaimana peran tersebut melambungkan namanya dari remaja biasa menjadi idola yang bahkan diburu penggemar hingga ke rumahnya.
"Dalam semalam, semuanya berubah. Saya yang tadinya bukan siapa-siapa tiba-tiba memiliki gadis-gadis yang membobol rumah saya dan mencuri celana dalam saya," ujar Lowe, seperti dikutip dari People. Film garapan Francis Ford Coppola itu juga dibintangi sederet nama yang kemudian menjadi bintang besar, seperti Tom Cruise, Patrick Swayze, Matt Dillon, Emilio Estevez, Ralph Macchio, C. Thomas Howell, dan Diane Lane.
Lowe menilai The Outsiders memicu apa yang disebutnya sebagai "ledakan anak muda di film dan televisi". Ia menjelaskan bahwa pada awal 1980-an, belum ada saluran seperti Nickelodeon, sehingga gagasan untuk memiliki karier atau menjadi terkenal di usia muda masih dianggap asing, bahkan di Los Angeles. "Orang-orang tidak memahami apa yang saya coba lakukan," tambahnya.
Dalam wawancara terpisah dengan GQ, Lowe pernah menyebut "ketangguhan" sebagai kunci utama kariernya yang panjang di Hollywood. Ketika diminta menyebut keutamaan terbesarnya, ia menjawab, "Optimisme saya. Optimisme menuntun pada ketangguhan, dan ketangguhan adalah kunci bertahan dalam karier panjang dan kehidupan pribadi yang bahagia. Anda terjatuh, Anda bangkit lagi, Anda menjalani hari yang panjang, dan Anda siap untuk hari berikutnya. Itu sangat berharga."
"Saya bangun tengah malam untuk makan satu pint es krim. Saya tidak tahu dari mana datangnya—saya belum pernah begitu seumur hidup. Tapi itulah beban baru saya," canda Lowe saat ditanya tentang kebiasaan buruknya.
Meski dikenal sangat disiplin menjaga kesehatan dan kebugaran, Lowe mengaku sesekali suka memanjakan diri. Dengan nada bercanda, ia menyebut kebiasaan buruknya saat ini adalah terbangun di tengah malam untuk menyantap es krim cokelat satu pint. "Saya berkata pada diri sendiri, 'Apa yang bisa menyelesaikan masalah ini? Satu pint es krim cokelat,'" ujarnya.
Kisah Lowe tentang ledakan bintang muda pada 1980-an memiliki resonansi di Indonesia. Industri hiburan Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir juga menyaksikan munculnya aktor dan aktris muda yang meledak lewat film remaja dan serial web. Fenomena ini menandakan pergeseran lanskap industri, di mana usia muda bukan lagi penghalang untuk meraih popularitas dan karier jangka panjang, asalkan dibarengi dengan ketangguhan menghadapi tekanan publik.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah generasi baru bintang Indonesia mampu meniru ketangguhan Lowe—bertahan lebih dari empat dekade di industri yang terus berubah. Ataukah mereka akan tersapu oleh gelombang popularitas instan yang datang dan pergi begitu cepat?



