Italiano Incar Tiga Pemain Buangan Juventus untuk Besiktas
Baca dalam 60 detik
- Pelatih baru Besiktas, Vincenzo Italiano, dikabarkan mengincar tiga pemain Juventus yang tidak masuk rencana klub.
- Arthur Melo, Douglas Luiz, dan Michele Di Gregorio masuk daftar belanja, dengan Arthur menjadi prioritas berkat kerja sama sebelumnya.
- Langkah ini bisa mengubah peta persaingan di Liga Turki, sekaligus memberi jalan keluar bagi Juventus untuk melepas pemain berlebih.

Vincenzo Italiano, yang baru saja diangkat sebagai pelatih kepala Besiktas, langsung bergerak cepat di bursa transfer dengan membidik tiga pemain yang dianggap tidak lagi dibutuhkan Juventus. Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub raksasa Turki itu untuk kembali bersaing di papan atas.
Italiano, yang menandatangani kontrak dua tahun dengan nilai β¬6 juta per musim, kini menjadi pelatih Italia dengan bayaran tertinggi ketiga di dunia setelah Simone Inzaghi dan Carlo Ancelotti. Dengan dukungan penuh manajemen Besiktas di bursa transfer, ia berencana memanfaatkan hubungan lamanya dengan beberapa pemain yang pernah ia latih.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, target utama Italiano adalah Arthur Melo. Gelandang asal Brasil berusia 29 tahun itu sudah tidak bermain untuk Juventus sejak akhir musim 2021-2022. Kontraknya di Turin masih tersisa satu tahun dengan gaji β¬5 juta per musim, dan Juventus harus menjualnya dengan harga minimal β¬6,5 juta agar tidak mengalami kerugian modal. Arthur sendiri pernah dipinjamkan Italiano ke Fiorentina pada musim 2023-2024 dan tampil cukup baik setelah masa pinjaman yang buruk di Liverpool. Kedekatan ini membuat Arthur menjadi opsi realistis untuk memperkuat lini tengah Besiktas.
Selain Arthur, Besiktas juga dikabarkan tertarik pada Douglas Luiz. Gelandang Brasil lainnya ini direkrut Juventus dengan nilai transfer β¬50 juta setelah tampil impresif bersama Aston Villa, namun gagal menunjukkan performa terbaiknya di Serie A. Dua masa peminjaman ke Nottingham Forest dan kembali ke Aston Villa pada musim 2025-2026 juga tidak membuahkan hasil. Meski pelatih Juventus, Luciano Spalletti, disebut masih memberi kesempatan kedua di pramusim, Besiktas telah menjajaki kemungkinan merekrutnya.
Target ketiga adalah kiper Michele Di Gregorio, yang diperkirakan akan dijual Juventus jika ada tawaran yang sesuai. Kehadirannya di Besiktas bisa memberikan persaingan di posisi penjaga gawang sekaligus menjadi opsi utama jika performanya membaik.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Italiano ini menarik karena menunjukkan bagaimana pelatih Italia mulai melirik liga-liga alternatif seperti Turki sebagai panggung baru. Selain itu, pergerakan pemain seperti Arthur dan Douglas Luiz bisa menjadi contoh bagi pemain Indonesia yang ingin berkarier di Eropa: pentingnya memilih klub yang sesuai dengan gaya bermain dan dukungan pelatih. Jika berhasil, Besiktas berpotensi menjadi kekuatan baru di Eropa, setidaknya di level Liga Europa atau Conference League.
Ke depannya, keputusan Juventus untuk melepas ketiga pemain ini akan bergantung pada kesepakatan harga dan keinginan pemain sendiri. Apakah Italiano mampu mengulang kesuksesannya seperti saat menangani Fiorentina? Atau justru langkah ini menjadi bumerang bagi Besiktas? Hanya waktu yang bisa menjawab.



