Monako Milik Antonelli: Grand Slam Perdana, Hamilton Terus Mendekat
Baca dalam 60 detik
- Kimi Antonelli mencetak Grand Slam perdananya di Sirkuit Monako, memimpin dari start hingga finis dan mencatat putaran tercepat.
- Lewis Hamilton finis kedua dan kini naik ke peringkat kedua klasemen, unggul 15 poin dari rekan setimnya Charles Leclerc.
- Leclerc gagal finis setelah kecelakaan, sementara Pierre Gasly nyaris podium namun terkena penalti pit lane.

Kimi Antonelli menegaskan dominasinya di Formula 1 musim ini dengan kemenangan kelima beruntun di Grand Prix Monako, sekaligus mencatatkan Grand Slam perdananya โ start dari pole, memimpin setiap lap, dan menorehkan putaran tercepat. Pebalap Mercedes berusia 18 tahun itu kini unggul 66 poin di puncak klasemen, meninggalkan persaingan gelar yang mulai menjauh.
Di belakangnya, Lewis Hamilton tampil solid dengan finis kedua setelah start dari posisi keempat. Pebalap Ferrari itu berhasil melewati George Russell dan rekan setimnya Charles Leclerc di klasemen, kini duduk di peringkat kedua dengan selisih 15 poin dari Leclerc. Namun, Hamilton nyaris kehilangan podium akibat penalti yang tidak perlu โ sebuah pengingat bahwa tekanan di tim pabrikan Italia masih terasa.
Pierre Gasly menjadi bintang lain akhir pekan ini. Pebalap Alpine itu bangkit setelah beberapa balapan sulit dan hampir meraih podium, tetapi penalti karena kecepatan di pit lane menghancurkannya. โItu tidak perlu dan merugikan,โ komentar Gasly, yang akhirnya harus puas di luar tiga besar. Sementara itu, Fernando Alonso menjadi pebalap pertama Aston Martin yang mencetak poin musim ini, meski lebih karena keberuntungan โ ia mewarisi posisi setelah penalti pebalap Cadillac.
Bagi Charles Leclerc, Monako kembali menjadi mimpi buruk. Pebalap tuan rumah itu mengalami kecelakaan di akhir balapan setelah sebelumnya mengeluhkan masalah rem dan strategi pit timnya. โKecepatannya ada, tapi semuanya berantakan di kualifikasi dan akhirnya saya menabrakkan mobil,โ ujar Leclerc. Ini menjadi kegagalan finis kedua berturut-turut bagi pebalap asal Monako tersebut.
Di sisi lain, performa Liam Lawson bersama Red Bull patut diapresiasi. Pebalap Selandia Baru itu bangkit dari kecelakaan di latihan Jumat dan mengelola masalah mesin dengan baik, berkat strategi tim yang cerdik ia berhasil meraih podium pertamanya untuk Red Bull. Sementara itu, Oscar Piastri (McLaren) kembali menunjukkan konsistensi dengan finis di posisi kelima, meski menjadi korban kekacauan penalti pit lane.
Bagi penggemar Formula 1 di Indonesia, dominasi Antonelli mengingatkan pada era pebalap muda seperti Max Verstappen yang langsung moncer. Namun, pertanyaan besarnya: mampukah Mercedes mempertahankan laju ini hingga akhir musim, atau Ferrari akan bangkit di sirkuit-sirkuit berikutnya? Dengan keunggulan 66 poin, Antonelli semakin kokoh di puncak, tetapi balapan jalanan seperti Singapura bisa menjadi ujian sesungguhnya.

