Van Gerwen Kunci Gelar Nordic Masters Usai Bungkam Humphries di Leg Penentuan
Baca dalam 60 detik
- Michael van Gerwen menang 8-7 atas Luke Humphries di final Nordic Darts Masters di Kopenhagen, setelah tertinggal 1-3.
- Kemenangan ini menjadi gelar PDC World Series ke-18 bagi Van Gerwen dan yang kedua pada 2026, setelah sebelumnya menjuarai Bahrain Masters.
- Van Gerwen menjadi pemain pertama yang memenangi turnamen ini dua kali sejak edisi perdananya pada 2021.

Michael van Gerwen memastikan dirinya sebagai juara Nordic Darts Masters untuk kedua kalinya setelah menaklukkan Luke Humphries dalam pertarungan sengit yang berakhir 8-7 di Kopenhagen, Minggu (9/6). Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi pemain Belanda tersebut di pentas PDC World Series musim ini.
Van Gerwen, yang menjadi unggulan teratas di turnamen yang digelar di Royal Arena, harus bekerja keras sejak awal. Ia hanya menang tipis 6-5 atas Viktor Tingstrom di perempat final, lalu mengalahkan Jonny Clayton 7-4 di semifinal. Sementara itu, Humphries datang dengan percaya diri setelah membalaskan kekalahan final Premier League dari Luke Littler. Ia menyingkirkan juara dunia itu 7-5 dengan rata-rata 105 per lemparan, termasuk penyelesaian 132 yang spektakuler dengan dua kali bullseye dan double 16.
Final berlangsung ketat sejak leg pertama. Humphries unggul 3-1, namun Van Gerwen membalas dengan merebut empat leg beruntun untuk berbalik memimpin 5-3. Kedua pemain saling mematahkan lemparan lawan hingga skor imbang 7-7 dan memaksa leg penentuan. Di momen krusial, Humphries nyaris memenangkan pertandingan saat bidikannya ke bullseye meleset tipis. Van Gerwen tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan menuntaskan 72 dengan double top untuk memastikan kemenangan.
"Saya pikir Luke membiarkan saya lolos karena dia punya peluang untuk unggul 4-1. Lalu saya mencoba memanfaatkannya dan untungnya berhasil," ujar Van Gerwen usai pertandingan. "Selalu menyenangkan memiliki kemenangan di belakang nama Anda lagi. Itu memberi kepercayaan diri dan perasaan yang baik karena penampilan saya di babak awal tidak bagus. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana saya bangkit dan terus berjuang. Itu yang membuat saya menang hari ini."
Bagi penggemar darts di Indonesia, prestasi Van Gerwen menjadi pengingat akan konsistensi sang juara dunia tiga kali yang sempat mengalami penurunan performa. Kemenangan ini juga mempertegas persaingan ketat di puncak peringkat dunia, di mana Humphries (peringkat 2) dan Van Gerwen (peringkat 4) terus saling kejar. Dengan turnamen World Series berikutnya di New York, persaingan keduanya diprediksi akan semakin memanas.
Langkah selanjutnya bagi Van Gerwen adalah mempertahankan momentum di US Darts Masters yang akan digelar di Madison Square Garden pada 25-27 Juni. Akankah ia mampu menambah koleksi gelarnya, atau Humphries akan membalas kekalahan ini di panggung yang lebih besar?



