Patrick Godfrey, Aktor Senior Pemeran Leonardo da Vinci, Tutup Usia di 93 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Patrick Godfrey, aktor kawakan asal Inggris yang memerankan Leonardo da Vinci dalam film Ever After, meninggal dunia pada usia 93 tahun.
- Kariernya membentang lebih dari enam dekade, mencakup panggung Shakespeare, layar lebar, serial TV, hingga sulih suara gim video populer.
- Kepergiannya meninggalkan jejak panjang di dunia seni peran, termasuk warisan melalui anaknya yang kini menjadi kepala pelatih vokal di Royal Shakespeare Company.

Dunia seni peran kehilangan salah satu sosok legendarisnya. Patrick Godfrey, aktor asal Inggris yang namanya melekat berkat perannya sebagai Leonardo da Vinci dalam film fantasi Ever After: A Cinderella Story (1998), mengembuskan napas terakhir pada Kamis lalu di kediamannya di London. Ia wafat dalam usia 93 tahun, dikelilingi oleh keluarga tercinta.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh agensi yang menaunginya, Markham Froggatt and Irwin, melalui pernyataan resmi. โPaddy adalah aktor yang luar biasa berbakat dan pribadi yang mengagumkan. Kami akan sangat merindukannya,โ tulis perwakilan agensi tersebut. Godfrey meninggalkan istri tercinta, aktris Amanda Walker, yang dinikahinya sejak 1960, serta dua anak: Richard dan Kate Godfrey, yang kini menjabat sebagai Kepala Pelatih Vokal di Royal Shakespeare Company.
Lahir di London pada 1933, Godfrey memulai langkah pertamanya di dunia hiburan pada 1956 ketika bergabung dengan BBC Radio Drama Company. Debut layar kacanya terjadi saat ia memerankan seorang pelayan rumah dalam produksi televisi Miss Julie dari Royal Shakespeare Company. Baru pada 1981 ia mendapatkan peran film pertamanya, yaitu sebagai Kulighin dalam The Three Sisters garapan Trevor Nunn.
Namanya mulai dikenal luas setelah beradu peran dengan Drew Barrymore, Anjelica Huston, dan Dougray Scott dalam Ever After. Namun, daftar film yang ia bintangi jauh lebih panjang: A Room with a View, The Count of Monte Cristo, Oliver Twist, Les Misรฉrables, hingga Mowgli: Legend of the Jungle. Di layar kaca, ia tampil di serial-serial klasik seperti Doctor Who, Inspector Morse, Compact, Dixon of Dock Green, Z Cars, The Life and Adventures of Nicholas Nickleby, dan Dandelion Dead.
Tak hanya panggung dan layar, Godfrey juga meninggalkan jejak di dunia gim video. Ia menyumbangkan suaranya untuk karakter-karakter dalam BioShock 2, Red Dead Redemption, dan sekuelnya Red Dead Redemption 2. Bagi penggemar gim di Indonesia, suaranya mungkin tak asing terdengar di telinga, meski tanpa wajah yang tampak.
Kepergian Patrick Godfrey menutup lembaran panjang seorang seniman yang telah mengabdikan lebih dari 60 tahun hidupnya untuk seni peran. Di tengah industri hiburan yang terus berubah, warisannya tetap hidup melalui karya-karya yang ia tinggalkan. Pertanyaan yang kini menggantung: akankah generasi baru aktor teater Inggris mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh sosok sekaliber Godfrey?



