Rivaldo Pakpahan Targetkan Empat Gelar untuk Borneo FC Musim Depan
Baca dalam 60 detik
- Borneo FC Samarinda akan berlaga di empat ajang berbeda pada musim 2026/2027, termasuk AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship.
- Gelandang Rivaldo Pakpahan optimistis timnya bisa meraih gelar juara di seluruh kompetisi, namun menekankan pentingnya fokus dan kedalaman skuad.
- Jadwal padat menjadi tantangan utama; manajemen klub diperkirakan akan menambah pemain untuk menjaga performa tim.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7826220/original/089435200_1780645584-rivaldo.jpg)
Gelandang Borneo FC Samarinda, Rivaldo Pakpahan, menargetkan kemenangan di seluruh ajang yang akan diikuti timnya pada musim 2026/2027. Klub berjuluk Pesut Etam itu dipastikan berlaga di empat kompetisi sekaligus: BRI Super League, League Cup, AFC Challenge League, dan ASEAN Club Championship.
Bagi Rivaldo, ambisi memborong gelar bukanlah sekadar angan-angan. Pemain berusia 23 tahun itu mengaku termotivasi oleh padatnya kalender pertandingan dan ingin membuktikan bahwa Borneo FC mampu bersaing di level tertinggi. “Kalau bisa juara di empat kompetisi, kenapa tidak?” ujarnya usai menghadiri drawing ASEAN Club Championship 2026/2027 di Jakarta Barat, Jumat (5/6/2026).
Meski optimistis, Rivaldo tak ingin terlalu percaya diri. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan membutuhkan ketenangan dan fokus penuh. “Kami harus realistis, tenang, dan mengikuti alur. Jika Tuhan menghendaki, hasil bagus akan datang,” kata pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia U-23 itu.
Musim lalu, Borneo FC tampil impresif namun gagal menghentikan dominasi Persib Bandung di BRI Super League. Pelatih Fabio Lefundes sebelumnya menilai persaingan musim 2025/2026 sangat ketat dengan banyak tim kuat. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bagi skuad Samarinda dalam menghadapi musim yang lebih padat.
Rivaldo mengakui bahwa jadwal yang padat memerlukan strategi khusus. Ia percaya manajemen klub telah menyiapkan langkah antisipatif, termasuk menambah pemain untuk menjaga kebugaran tim. “Dengan banyak pemain, kami tidak akan terlalu lelah dan bisa bermain optimal,” jelasnya.
Konteks Indonesia: Keikutsertaan Borneo FC di AFC Challenge League dan ASEAN Club Championship menjadi ujian bagi sepak bola Indonesia di kancah regional. Jika berhasil, prestasi ini bisa meningkatkan reputasi klub dan liga domestik di mata Asia.
Pertanyaan besarnya, mampukah Borneo FC menjaga konsistensi di tengah padatnya jadwal? Atau justru ambisi besar ini akan menjadi bumerang? Hanya musim depan yang akan menjawab.



