Pio Esposito Samai Rekor Meazza dan Rivera: Empat Gol di Timnas Italia Sebelum Usia 21
Baca dalam 60 detik
- Penyerang Inter Milan Francesco Pio Esposito mencetak gol kemenangan atas Luxembourg, menjadi pemain ketiga yang mencetak lebih dari tiga gol untuk Italia senior sebelum usia 21 tahun.
- Dua nama sebelumnya adalah legenda Giuseppe Meazza (33 gol) dan Gianni Rivera (14 gol), yang sama-sama membawa Italia juara dunia.
- Pencapaian ini menempatkan Esposito sebagai prospek cerah sepak bola Italia, dengan catatan 10 gol di level klub musim ini.

Francesco Pio Esposito, penyerang muda Inter Milan, mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola Italia setelah mencetak gol penentu kemenangan 1-0 atas Luxembourg, Rabu (4/6). Gol tersebut membuatnya menjadi pemain ketiga yang mampu mencetak lebih dari tiga gol untuk tim nasional senior Italia sebelum genap berusia 21 tahun, bergabung dengan dua legenda: Giuseppe Meazza dan Gianni Rivera.
Menurut data Opta, Esposito kini telah mengoleksi empat gol dalam delapan penampilan perdananya bersama La Nazionale. Prestasi ini semakin istimewa mengingat ia baru akan berulang tahun ke-21 pada 28 Juni mendatang. Sebelumnya, hanya Meazza dan Rivera yang mampu melakukannya di usia semuda itu.
Meazza, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Inter dan kedua terbanyak untuk Italia, memenangkan dua Piala Dunia bersama Gli Azzurri. Sementara Rivera, legenda AC Milan, membawa pulang trofi Piala Dunia 1969 dan dua gelar Liga Champions. Esposito kini disejajarkan dengan dua ikon tersebut, sebuah pencapaian yang langka bagi pemain seusianya.
Di level klub, Esposito juga menunjukkan konsistensi. Ia telah mencetak sepuluh gol dalam 48 penampilan kompetitif bersama Inter musim ini. Meski sebagian besar sebagai pemain pengganti, produktivitasnya tetap terjaga. Ketajamannya di depan gawang menjadi modal berharga bagi pelatih Inter Simone Inzaghi dan pelatih timnas Luciano Spalletti.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kemunculan Esposito menjadi pengingat akan pentingnya pembinaan pemain muda. Italia, yang sempat kehilangan pamor setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022, kini mulai menuai hasil dari regenerasi. Jika Esposito terus berkembang, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bintang di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan performa dan mengikuti jejak Meazza serta Rivera sebagai legenda?



