Capcom Akhiri Penantian Panjang: Onimusha: Way of the Sword Rilis September 2026
Baca dalam 60 detik
- Capcom mengonfirmasi tanggal rilis Onimusha: Way of the Sword pada 25 September 2026, setelah bertahun-tahun tanpa kabar.
- Trailer baru dan demo yang sudah tersedia memberi gambaran awal tentang gameplay seri yang kembali dihidupkan.
- Game ini akan hadir di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series, menandai kebangkitan salah satu waralaba klasik Capcom.

Setelah hampir dua dekade vakum, Capcom akhirnya memastikan kapan penggemar bisa kembali bertualang bersama samurai legendaris. Onimusha: Way of the Sword, seri terbaru dari waralaba action-adventure yang sempat menjadi ikon PlayStation 2, akan dirilis pada 25 September 2026 untuk konsol generasi terbaru dan PC.
Kepastian ini diumumkan melalui sebuah trailer baru yang dirilis Capcom pada awal Juni 2026. Tak hanya menampilkan cuplikan pertarungan dan atmosfer gelap khas Onimusha, trailer tersebut juga mengonfirmasi bahwa versi demo game sudah dapat dimainkan mulai hari ini. Langkah ini memberi kesempatan bagi pemain untuk merasakan langsung mekanisme pertarungan dan visual yang telah diperbarui.
Onimusha: Way of the Sword menjadi angin segar bagi para penggemar setia yang telah menanti sekuel sejak Onimusha: Dawn of Dreams dirilis pada 2006. Capcom, yang belakangan sukses menghidupkan kembali waralaba klasik seperti Resident Evil dan Devil May Cry, kini mengarahkan perhatian pada seri samurai supernatural yang sempat meredup. Dengan memanfaatkan teknologi RE Engineโyang juga digunakan untuk Resident Evil Village dan Devil May Cry 5โgame ini diharapkan mampu menyajikan visual memukau dan pertarungan yang lebih responsif.
Bagi gamer Indonesia, kabar ini menjadi momentum yang patut dicermati. Pasar game di Indonesia terus tumbuh, dan kehadiran seri klasik seperti Onimusha bisa menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang tumbuh di era PlayStation 2. Ketersediaan demo juga memungkinkan pemain lokal untuk menguji performa game di perangkat mereka sebelum memutuskan membeli. Dengan dukungan bahasa Inggris dan kemungkinan subtitle Asia, aksesibilitasnya pun cukup baik.
Meski demikian, Capcom belum mengungkap detail mengenai fitur multiplayer atau konten pasca-rilis. Yang jelas, kembalinya Onimusha menunjukkan bahwa pengembang Jepang masih percaya diri meramaikan genre action-adventure dengan sentuhan sejarah dan mitologi. Pertanyaan besarnya: apakah Way of the Sword mampu menyamai kesuksesan spiritual predecessor-nya seperti Sekiro atau Ghost of Tsushima? Atau justru akan menjadi nostalgia belaka? Jawabannya baru akan terjawab saat game ini mendarat di rak toko pada September mendatang.



