Aston Villa Incar Gelandang West Ham Rp1 Triliun untuk Gantikan Tielemans
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa siap mengajukan tawaran sekitar £52 juta untuk Mateus Fernandes dari West Ham United yang terdegradasi.
- Gelandang Portugal berusia 21 tahun itu dinilai lebih mobile, lebih produktif, dan lebih jarang cedera dibanding Youri Tielemans.
- Manchester United, Arsenal, dan Chelsea juga memburu Fernandes, namun Villa punya daya tarik Liga Champions.

Aston Villa dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga £52 juta atau sekitar Rp1 triliun untuk memboyong gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi memperkuat lini tengah setelah keberhasilan mereka lolos ke Liga Champions musim depan.
Musim lalu menjadi musim kebangkitan Aston Villa. Mereka finis di empat besar Premier League sekaligus menjuarai Europa League setelah mengalahkan Freiburg 3-0 di final. Youri Tielemans, yang mencetak gol pembuka di partai puncak, menjadi salah satu pilar penting di bawah asuhan Unai Emery. Namun, catatan cedera gelandang asal Belgia itu menjadi kekhawatiran tersendiri. Tielemans absen dalam 23 pertandingan musim lalu akibat masalah betis dan pergelangan kaki.
Mateus Fernandes, yang baru berusia 21 tahun, muncul sebagai kandidat utama pengganti. Menurut laporan Caught Offside, Aston Villa termasuk dalam daftar klub yang memantau situasi pemain asal Portugal tersebut setelah West Ham terdegradasi ke Championship. West Ham disebut bersedia melepasnya dengan banderol sekitar £52 juta. Selain Villa, Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Atletico Madrid juga dikabarkan tertarik.
Keunggulan Fernandes dibanding Tielemans tidak hanya dari segi usia—ia delapan tahun lebih muda—tetapi juga dari produktivitas dan ketahanan fisik. Dalam dua musim pertamanya di Inggris, ia hanya melewatkan empat pertandingan karena cedera. Sebaliknya, Tielemans kerap absen dalam jangka waktu lama. Scout Ben Mattinson bahkan menyebut Fernandes sebagai pemain yang "super lengkap" karena kemampuannya bertahan dan menyerang secara seimbang.
Bagi Aston Villa, merekrut Fernandes bukan sekadar investasi jangka pendek. Dengan potensi berkembang yang masih besar, ia bisa menjadi pilar lini tengah untuk bertahun-tahun ke depan. Namun, persaingan ketat dari klub-klub besar seperti Manchester United menjadi tantangan tersendiri. United dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan perwakilan pemain. Villa harus memanfaatkan tiket Liga Champions sebagai daya tarik utama untuk memenangkan perlombaan ini.
Jika transfer ini terwujud, Aston Villa akan kembali memanfaatkan situasi klub yang terdegradasi—seperti yang mereka lakukan saat mendatangkan Tielemans dari Leicester City pada 2023. Pertanyaannya, mampukah Emery dan jajaran manajemen mengamankan tanda tangan Fernandes di tengah gempuran rival-rival berat?



