Stormers Hantam Cardiff, Tiket Semifinal URC di Depan Mata
Baca dalam 60 detik
- Stormers mengamankan tempat di semifinal United Rugby Championship setelah menumbangkan Cardiff 6 try di Cape Town.
- Kemenangan ini membuka opsi laga tandang ke Leinster atau kandang melawan Lions pada pekan depan.
- Cardiff harus mengakhiri musim lebih awal setelah perjalanan jauh dan masalah disiplin yang merugikan.

Stormers memastikan langkah mereka ke babak semifinal United Rugby Championship (URC) setelah membantai Cardiff dengan skor telak 6 try di Cape Town, Sabtu (14/6). Kemenangan ini tidak hanya membalaskan kekalahan tipis di laga terakhir musim reguler, tetapi juga menempatkan tim asuhan John Dobson pada posisi yang menguntungkan: mereka akan menjalani laga tandang ke markas Leinster di Dublin atau justru menjadi tuan rumah melawan sesama tim Afrika Selatan, Lions, akhir pekan depan.
Pertandingan perempat final yang berlangsung di Stadion Cape Town ini memperlihatkan dominasi Stormers sejak awal. Meskipun Cardiff sempat mencuri keunggulan lewat try intersepsi Cameron Winnett, Stormers dengan cepat membalikkan keadaan melalui kekuatan set-piece yang luar biasa. Enam try dicetak oleh Andre-Hugo Venter, Ntuthuko Mchunu, Leolin Zas, Paul de Villiers, JJ Kotze, dan Sacha Feinberg-Mngomezulu. Feinberg-Mngomezulu juga menyumbang 11 poin melalui konversi dan tendangan penalti.
Cardiff menunjukkan perlawanan sengit, terutama melalui try Taine Basham dan James Botham di babak kedua. Namun, disiplin yang buruk menjadi batu sandungan. Wales prop Keiron Assiratti mendapat kartu kuning setelah empat kali melanggar di scrum, dan kemudian cedera betis yang membuatnya diragukan tampil dalam program musim panas Wales. Rekan setimnya, Javan Sebastian, juga diusir keluar lapangan pada babak kedua. Pelatih Cardiff, Corniel van Zyl, mengakui kelemahan timnya: "Kami kecewa. Pada akhirnya, kekuatan Stormers muncul dan kami tidak bisa mengatasinya. Kami memberikan terlalu banyak penalti yang menempatkan mereka di posisi bagus dan kami tertekan."
Bagi Cardiff, kekalahan ini menandai akhir musim. Mereka harus menempuh perjalanan 6.000 mil untuk debut di babak gugur URC, tetapi hanya mampu meraih satu kemenangan tandang di luar Wales sepanjang musim 2025-26, yaitu saat melawan Zebre. Sebaliknya, Stormers kini tinggal selangkah lagi menuju final. Jika mereka menghadapi Lions, laga akan berlangsung di Cape Town; jika melawan Leinster, mereka harus bertandang ke Dublin. Kedua opsi sama-sama berat, tetapi kepercayaan diri Stormers sedang berada di puncak.
Pertandingan ini juga menjadi perhatian bagi penggemar rugby di Indonesia, yang semakin antusias mengikuti URC seiring dengan meningkatnya popularitas olahraga ini di Asia Tenggara. Keberhasilan tim-tim Afrika Selatan seperti Stormers dan Lions menunjukkan dominasi rugby belahan selatan, dan bisa menjadi inspirasi bagi perkembangan rugby di Indonesia. Dengan semifinal yang akan datang, para penggemar tentu menantikan apakah Stormers mampu mempertahankan performa impresif mereka atau justru tersandung di hadapan Leinster yang perkasa.



