Persib dan Borneo FC Resmi Wakili Indonesia di Piala ASEAN 2026/2027, Drawing Digelar di Jakarta
Baca dalam 60 detik
- I.League menunjuk Persib Bandung dan Borneo FC sebagai wakil Indonesia di ASEAN Club Championship 2026/2027 setelah absen musim lalu.
- Drawing penyisihan grup akan berlangsung di Jakarta pada 5 Juni 2026, diikuti 12 klub dari Asia Tenggara.
- Kedua klub harus menjalani tiga kompetisi sekaligus musim depan, termasuk AFC Champions League Two dan AFC Challenge League.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4938984/original/013185000_1725711570-20240907BL_Shopee_Cup_2024_1.JPG)
Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda dipastikan menjadi wakil Indonesia pada ASEAN Club Championship atau Piala ASEAN musim 2026/2027. Keputusan ini diumumkan langsung oleh I.League setelah Persib keluar sebagai juara BRI Super League 2025/2026 dan Borneo FC sebagai runner-up. Drawing penyisihan grup dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 5 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Kepastian ini sekaligus mengakhiri masa absen Indonesia di turnamen antarklub Asia Tenggara tersebut. Musim lalu, Indonesia tidak mengirimkan wakil karena AFF menolak proposal I.League yang mengajukan peringkat ketiga dan keempat BRI Liga 1 2024/2025. Saat itu, Persib dan Dewa United, yang menjadi juara dan runner-up, sudah terikat jadwal padat di kompetisi Asia dan domestik.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengonfirmasi penunjukan kedua klub. "Persib dan Borneo FC yang menjadi wakil Indonesia," ujarnya kepada media, Sabtu (30/5/2026). Dengan demikian, Indonesia kembali berpartisipasi setelah sempat vakum satu edisi.
Piala ASEAN musim lalu dimenangkan oleh Buriram United asal Thailand yang mengalahkan Selangor FC dari Malaysia dengan agregat 3-1 di final. Kehadiran kembali Indonesia diharapkan dapat meningkatkan persaingan, mengingat Persib dan Borneo FC memiliki pengalaman di kompetisi Asia musim depan.
Bagi Persib dan Borneo FC, partisipasi ini menambah beban jadwal yang sudah padat. Keduanya akan berlaga di tiga ajang sekaligus: BRI Super League, Piala ASEAN, dan kompetisi AFC. Persib akan tampil di AFC Champions League Two, sementara Borneo FC di AFC Challenge League. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen dalam mengatur rotasi pemain dan menjaga kebugaran tim.
Drawing yang digelar di Jakarta menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia. Selain menjadi tuan rumah pengundian, kehadiran klub-klub kuat seperti Johor Darul Ta'zim (JDT) asal Malaysia dan Cong An Ha Noi dari Vietnam akan menjadi ujian bagi wakil Indonesia. Persaingan di grup diprediksi ketat, mengingat Thailand dan Vietnam memiliki tradisi kuat di level klub.
Dengan format turnamen yang melibatkan 12 tim, termasuk peserta play-off dari negara-negara seperti Filipina dan Myanmar, peluang Indonesia untuk melaju ke babak gugur terbuka lebar. Namun, konsistensi performa dan kemampuan beradaptasi dengan jadwal padat akan menjadi faktor penentu. Pertanyaan besarnya: mampukah Persib dan Borneo FC membawa pulang gelar perdana bagi Indonesia?



