Rayman Legends Retold Bocor: Rilis 1 Oktober 2026, Harga Rp600 Ribuan
Baca dalam 60 detik
- Remake Rayman Legends dikabarkan meluncur 1 Oktober 2026 dengan harga €39,99, dikembangkan Ubisoft Montpellier.
- Fitur baru mencakup mode co-op online 4 pemain dan sekuens 3D, tersedia untuk PS5 dan Switch 2.
- Pengumuman resmi dan pra-order dijadwalkan sebelum 2 Juni 2026, bertepatan dengan ajang State of Play.

Kebocoran informasi kembali menghampiri Ubisoft. Seorang pembocor rahasia industri, billbil-kun, mengungkap hampir seluruh detail mengenai Rayman Legends Retold, remake dari game platformer legendaris yang rencananya akan dirilis pada 1 Oktober 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi penggemar yang telah lama menanti kehadiran kembali Rayman di konsol generasi terbaru.
Menurut bocoran yang beredar, game ini akan dibanderol €39,99 atau sekitar Rp640 ribu. Angka tersebut tergolong kompetitif untuk sebuah remake dengan fitur baru yang signifikan. Versi fisik direncanakan hadir untuk PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2, sementara edisi hari pertama akan menyertakan konten bonus eksklusif. Pengumuman resmi dan pembukaan pra-order dijadwalkan paling lambat 2 Juni 2026 pukul 09.00 BST, beberapa jam sebelum gelaran State of Play.
Yang menarik, Ubisoft Montpellier—studio di balik seri Rayman asli—kembali dipercaya menggarap proyek ini. Keputusan ini menunjukkan komitmen Ubisoft untuk mempertahankan kualitas dan identitas visual khas Rayman. Selain peningkatan grafis, Rayman Legends Retold dikabarkan menyertakan sekuens 3D yang memperkaya pengalaman bermain, serta mode co-op online untuk maksimal empat pemain. Mode ini menjadi tambahan signifikan mengingat game asli hanya mendukung co-op lokal.
Bagi gamer Indonesia, kabar ini patut disambut antusias. Meskipun harga resmi di Indonesia belum diumumkan, dengan patokan harga global Rp640 ribu, kemungkinan besar banderol lokal akan berada di kisaran Rp500–700 ribu tergantung kebijakan distribusi. Ketersediaan versi fisik untuk PS5 dan Switch 2 juga menjadi nilai tambah, mengingat pasar konsol di Indonesia masih didominasi oleh penjualan game fisik. Namun, tantangan terbesar adalah ketersediaan Switch 2 yang belum resmi beredar di Indonesia, sehingga pemilik konsol tersebut mungkin harus mengimpor atau menunggu distributor resmi.
Kebocoran ini juga memicu spekulasi mengenai strategi Ubisoft ke depan. Setelah beberapa tahun fokus pada waralaba Assassin's Creed dan Far Cry, keputusan meremaster Rayman bisa menjadi sinyal kebangkitan kembali franchise klasik. Apakah ini akan diikuti oleh Rayman 4 atau judul lawas lainnya? Pertanyaan itu masih menggantung, namun satu hal pasti: para penggemar platformer 2D punya alasan untuk menandai kalender mereka pada Oktober 2026.



