Gayle King Buka Suara Lagi soal Rumor Lesbian dengan Oprah: Dulu Sangat Mengganggu
Baca dalam 60 detik
- Gayle King mengaku rumor hubungan lesbian dengan Oprah Winfrey sempat sangat mengganggunya, terutama setelah perceraiannya pada 1993.
- Ia menegaskan jika mereka benar gay, akan diakui secara terbuka, dan menekankan preferensinya pada pria.
- Kini Gayle mengaku tidak lagi peduli pada spekulasi tersebut, dan Oprah pun pernah membantahnya dalam acara Andy Cohen.

Gayle King, pembawa acara CBS Mornings, kembali menegaskan bahwa tidak ada hubungan romantis antara dirinya dan sahabat karibnya, Oprah Winfrey. Dalam wawancara terbaru di podcast Call Her Daddy, King mengungkapkan bahwa rumor lesbian yang menghubungkan mereka dulu sangat mengganggunya, terutama setelah perceraiannya dengan pengacara William Bumpus pada 1993.
Rumor tersebut pertama kali mencuat setelah tabloid The National Enquirer menerbitkan laporan yang mengaitkan perceraian King dengan dugaan hubungan terlarang bersama Winfrey. King mengaku bahwa isu itu membuatnya kesulitan mendapatkan kencan di akhir pekan. "Saya baru saja bercerai, dan The National Enquirer membuat cerita bahwa itu alasannya, karena mereka diam-diam gay," ujarnya.
King, yang kini berusia 71 tahun, menegaskan bahwa jika ia dan Winfrey benar-benar gay, mereka tidak akan ragu untuk mengakuinya. "Tidak ada yang salah dengan itu. Hanya saja, saya lebih suka pria," tegasnya. Ia bahkan sempat meminta Winfrey untuk membantah rumor tersebut di acara talk show-nya yang kini sudah tidak tayang. Namun, Winfrey menyarankan agar mereka tidak menanggapinya. "Itu mudah bagimu, kamu punya pasangan. Saya tidak punya," balas King saat itu.
Kini, King mengaku sudah tidak lagi terusik oleh spekulasi tersebut. "Sangat sedikit hal yang bisa mempengaruhi saya sekarang," katanya. Ia menambahkan bahwa selama ia merasa baik dengan apa yang dilakukannya dan orang-orang yang dihormatinya setuju, ia tidak peduli dengan opini publik. "Kalau tidak, Anda akan membuat diri Anda gila. Jadi sekarang saya benar-benar tidak peduli," pungkasnya.
Di Indonesia, isu privasi selebritas dan spekulasi mengenai orientasi seksual kerap menjadi konsumsi publik yang hangat. Kasus Gayle King dan Oprah Winfrey mengingatkan pada fenomena serupa di dalam negeri, di mana figur publik sering dihadapkan pada rumor yang tidak berdasar. Para pengamat media menilai bahwa sikap King yang akhirnya acuh tak acuh bisa menjadi contoh bagi selebritas Indonesia dalam menghadapi gosip yang mengganggu.
Pertanyaan tentang orientasi seksual Oprah juga pernah dilontarkan oleh pembawa acara Andy Cohen dalam acara Watch What Happens Live pada 2013. Cohen menanyakan apakah Oprah pernah "berenang di kolam wanita". Oprah dengan tegas menjawab tidak. Pada Juni 2024, Cohen mengaku bahwa pertanyaan itu adalah salah satu penyesalannya. Ia bahkan mendapat telepon dari King yang mengatakan bahwa Oprah tidak mengerti maksud "kolam wanita". Cohen tetap menganggap episode tersebut sebagai favoritnya.
Ke depannya, apakah rumor semacam ini akan terus menghantui figur publik? Ataukah publik akan lebih bijak dalam menyikapi spekulasi yang tidak berdasar? Yang jelas, Gayle King telah menunjukkan bahwa ketenangan dan kepercayaan diri adalah kunci untuk menghadapi isu-isu pribadi yang diekspos ke publik.



