Bayern vs Dortmund di Panggung Supercup: Laga Penghormatan untuk Franz Beckenbauer
Baca dalam 60 detik
- Borussia Dortmund akan menjadi tuan rumah Franz Beckenbauer Supercup 2026 melawan Bayern Munich pada 22 Agustus di Signal Iduna Park.
- Pertandingan ini merupakan edisi perdana setelah trofi diabadikan untuk mengenang legenda sepak bola Jerman, Franz Beckenbauer.
- Bundesliga runners-up Dortmund berhak tampil setelah Bayern meraih double winner, mengulang skenario yang terakhir terjadi pada 2021.

Borussia Dortmund dipastikan menjadi tuan rumah laga Franz Beckenbauer Supercup 2026 yang mempertemukan mereka dengan Bayern Munich, sebuah duel klasik yang akan berlangsung di Signal Iduna Park pada 22 Agustus mendatang. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Komite Eksekutif DFL, menandai kali pertama trofi yang diabadikan untuk mengenang legenda sepak bola Jerman tersebut digelar di Dortmund sejak 2021.
Supercup edisi tahun ini memiliki nilai historis tersendiri. Untuk pertama kalinya, trofi ini secara resmi menyandang nama Franz Beckenbauer, yang meninggal dunia pada Januari 2024. DFL dan DFB sepakat memberikan penghormatan abadi kepada sosok yang dianggap sebagai ikon sepak bola Jerman, baik sebagai pemain maupun pelatih. Laga ini biasanya menjadi pembuka musim baru yang disiarkan ke sekitar 200 negara anggota FIFA, menjadikannya salah satu ajang paling dinanti di kalender sepak bola Eropa.
Pertandingan antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund sendiri tercipta karena situasi yang unik. Bayern berhasil meraih double winner musim lalu—menjuarai Bundesliga dan DFB Cup—sehingga lawan mereka di Supercup adalah runner-up liga, yaitu Dortmund. Ini adalah kali pertama sejak 2021 kedua tim bertemu di ajang ini, dan Signal Iduna Park dipilih sebagai venue dengan pengaturan tiket sepenuhnya ditangani oleh tuan rumah.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menghadirkan dua kekuatan utama Bundesliga. Bayern Munich, yang identik dengan dominasi domestik, akan berhadapan dengan Dortmund yang dikenal sebagai tim dengan basis suporter fanatik. Atmosfer Signal Iduna Park yang legendaris dipastikan akan menambah intensitas pertandingan. Selain itu, siaran langsung yang menjangkau hampir seluruh dunia termasuk Indonesia membuat laga ini mudah diakses.
Penjadwalan ulang pertandingan pertama DFB Cup bagi kedua tim—yang semula dijadwalkan pada 21-24 Agustus—menjadi 1 dan 2 September 2026, menunjukkan fleksibilitas kalender untuk mengakomodasi partai puncak ini. Langkah ini juga memastikan kedua klub memiliki waktu pemulihan yang memadai setelah Supercup.
Dengan nama Franz Beckenbauer yang melekat, Supercup tahun ini bukan sekadar ajang perebutan trofi, melainkan juga momentum untuk mengenang warisan salah satu tokoh terbesar sepak bola. Pertanyaannya, akankah Dortmund memanfaatkan keuntungan kandang untuk merebut gelar perdana di era baru ini, atau Bayern akan kembali menunjukkan dominasinya?