Kisah di Balik Pengakuan Caleb Shomo: Istri Hancur, Pernikahan 13 Tahun Berakhir
Baca dalam 60 detik
- Vokalis Beartooth, Caleb Shomo, mengumumkan dirinya gay secara publik, yang berujung pada keruntuhan pernikahannya dengan Fleur setelah 13 tahun.
- Fleur mengaku mengalami kehancuran emosional, namun tetap mendukung keputusan Caleb untuk hidup autentik di tengah kritik dan ejekan daring.
- Pernikahan mereka yang tampak harmonis di media sosial mulai menunjukkan keretakan ketika Fleur melewatkan tradisi ucapan anniversary tahun ini.

Pengakuan publik vokalis Beartooth, Caleb Shomo, sebagai seorang pria gay telah mengguncang kehidupan rumah tangganya. Sumber terdekat mengungkapkan bahwa sang istri, Fleur, merasa sangat terpukul setelah pernikahan mereka yang berlangsung selama 13 tahun harus berakhir. Meski demikian, Fleur tetap menunjukkan dukungannya di media sosial.
Menurut laporan yang beredar, keputusan Caleb untuk keluar dari lemari (coming out) bukanlah hal yang mendadak. Ia telah bergulat dengan identitas seksualnya, kecanduan, dan rasa benci pada diri sendiri selama bertahun-tahun. Pernyataan emosional yang diunggahnya di Instagram akhir pekan lalu menandai titik balik dalam hidupnya, sekaligus menjadi akhir dari hubungan yang dianggap Fleur sebagai 'selamanya'.
Fleur, yang berprofesi sebagai aktris, mengaku bahwa beberapa bulan terakhir terasa 'membingungkan' dan 'menghancurkan secara emosional'. Dalam unggahan Instagram yang menyertakan video kebersamaan mereka, ia menuliskan perasaan kompleks antara cinta, dukungan, dan kemarahan. "Kau bisa mencintai dan mendukung pasanganmu di masa tersulit hidupnya, sementara pada saat yang sama kau hancur dan kehilangan dirimu sendiri," tulisnya.
Pernikahan mereka yang digelar di Kauai pada 2013 sempat menjadi sorotan karena keharmonisan yang ditampilkan di media sosial. Fleur kerap memberikan penghormatan pada hari ulang tahun, anniversary, dan tur Beartooth. Namun, tanda-tanda keretakan mulai terlihat ketika ia melewatkan tradisi unggahan anniversary tahun ini pada bulan April. Sebagai gantinya, ia membagikan aktivitas syuting serial The Pitt.
"Tidak ada seorang pun yang akan tahu tentang pernikahan kami seperti kami. Dan tidak ada yang benar-benar bisa tahu seberapa dalam cinta antara dua orang kecuali mereka adalah orang-orang itu sendiri," ujar Fleur dalam pernyataannya.
Sementara itu, Caleb disebut merasa lega bisa hidup autentik dan siap menghadapi reaksi negatif, termasuk ejekan dari para pembenci yang menggunakan nama belakangnya sebagai bahan olok-olok. Ia menegaskan bahwa keputusan ini adalah langkah penting untuk kesejahteraan mentalnya.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap panggung musik, terdapat perjuangan pribadi yang kompleks. Fleur, meski hancur, menegaskan bahwa hubungan mereka tetaplah indah dan penuh cinta. "Kisah kami adalah kisah yang baik. Dan sekarang sudah selesai," pungkasnya.



