Manchester United Resmi Angkat Michael Carrick Sebagai Pelatih Kepala Permanen
Baca dalam 60 detik
- Michael Carrick dikontrak permanen setelah sukses membawa Manchester United finis ketiga Liga Inggris dan lolos ke Liga Champions.
- Keputusan ini mengakhiri status interim Carrick yang diemban sejak Januari 2026 menggantikan Ruben Amorim.
- Carrick bertekad mengembalikan kejayaan Setan Merah dengan ambisi merebut trofi bergengsi dalam waktu dekat.
Manchester United resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala permanen pada Jumat (22/5/2026) setelah ia berhasil mengantarkan tim finis di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dan memastikan tiket ke Liga Champions musim depan. Keputusan ini diumumkan langsung oleh klub melalui pernyataan resmi yang menegaskan komitmen terhadap mantan gelandang berusia 44 tahun tersebut.
Carrick, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih interim sejak Januari 2026, mengambil alih kendali tim setelah Ruben Amorim dipecat. Dalam waktu singkat, ia mampu membangkitkan performa United yang sempat terpuruk, membawa mereka meraih 14 kemenangan dari 18 pertandingan terakhir di liga. Hasil ini tidak hanya mengamankan posisi tiga besar, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri skuad yang sebelumnya gagal tampil di kompetisi Eropa musim ini.
Dalam pernyataannya, Carrick mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali memimpin klub yang telah menjadi bagian hidupnya selama dua dekade terakhir. "Sejak pertama kali tiba 20 tahun lalu, saya merasakan keajaiban Manchester United. Memikul tanggung jawab memimpin klub istimewa ini membuat saya sangat bangga," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa para pemain telah menunjukkan ketahanan, kebersamaan, dan tekad yang sesuai dengan standar klub.
"Sekarang saatnya bergerak maju bersama, dengan ambisi dan tujuan yang jelas. Manchester United dan para pendukung setia kami pantas bersaing untuk meraih kehormatan terbesar lagi." β Michael Carrick
Keputusan manajemen untuk mengikat Carrick dengan kontrak permanen dinilai sebagai langkah strategis mengingat stabilitas yang ia bawa. Sebelumnya, United mengalami musim yang sulit dengan ketidakpastian di kursi pelatih. Kehadiran Carrick yang dikenal tenang dan berpengalaman sebagai mantan pemain sukses era Sir Alex Ferguson diyakini mampu membangun fondasi jangka panjang. Analis sepak bola menilai bahwa kemampuan Carrick dalam mengelola ruang ganti dan membaca pertandingan menjadi faktor kunci di balik kebangkitannya.
Dengan kepastian tampil di Liga Champions, United kini memiliki daya tarik lebih untuk mendatangkan pemain bintang pada bursa transfer mendatang. Carrick diprediksi akan fokus memperkuat lini pertahanan dan mencari pengganti jangka panjang di sektor gelandang. Para penggemar berharap era baru ini dapat mengembalikan kejayaan klub yang terakhir meraih gelar Liga Inggris pada 2013.
Langkah selanjutnya bagi Carrick adalah mempersiapkan tim untuk pramusim dan memastikan skuad siap bersaing di empat kompetisi musim depan. Dengan kontrak permanen di tangan, ia kini memiliki otoritas penuh untuk membentuk tim sesuai visinya. Publik sepak bola akan mengamati apakah mantan gelandang timnas Inggris ini mampu mengulang kesuksesan seperti yang ia raih sebagai pemain.



