Kecelakaan Maut Harley-Davidson di Toraja Utara: Bocah SD Meninggal Dunia, Pengendara Resmi Jadi Tersangka
Baca dalam 60 detik
- Seorang bocah SD di Toraja Utara tewas tertabrak motor Harley-Davidson yang meluncur tanpa kendali setelah pengendaranya terjatuh.
- Pengendara moge tersebut terjatuh karena kehilangan keseimbangan saat melambaikan tangan kepada warga.
- Polisi telah menetapkan pengendara Harley tersebut sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas ini.

Seorang pelajar SD berusia 10 tahun bernama Julfian meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor Harley-Davidson di Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Toraja Utara. Insiden tragis ini bermula ketika pengendara moge kehilangan kendali saat mencoba menyapa warga di pinggir jalan.
Kronologi Kejadian:
- Awal Mula: Rombongan moge melintas dari arah Palopo menuju Rantepao pada Kamis (30/4/2026) sore.
- Kehilangan Kendali: Pengendara berinisial R melambaikan tangan kepada warga, kehilangan keseimbangan, lalu terjatuh.
- Benturan: Motor yang terjatuh tetap meluncur sejauh 24 meter dan menghantam korban yang sedang berada di bahu jalan.
- Dampak: Korban terpental bersama motor hingga masuk ke area persawahan.
Status Hukum dan Penanganan Korban
Pihak kepolisian telah meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Kondisi Korban | Meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 18.00 Wita akibat luka serius. |
| Status Pengendara | Ridwan (pengendara Harley) telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. |
| Lokasi Kejadian | Jalan Trans Sulawesi poros Rantepao–Palopo, Kelurahan Nanggala. |
"Penanganan perkara sudah kami tingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan, dan pengendara telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu Muhammad Nasrum Sujana.
Keluarga korban berharap agar proses hukum terhadap tersangka dapat berjalan secara adil dan transparan. Saat ini, pihak kepolisian terus mendalami perkara guna melengkapi berkas penyidikan lebih lanjut.



