Kronologi Ibu Mempelai di Bone Meninggal Usai Tenda Hajatan Tertimpa Pohon Tumbang
Baca dalam 60 detik
- Pesta pernikahan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berubah tragis pada Kamis (9/4/2026) malam setelah tiga pohon tumbang menimpa tenda hajatan akibat hujan deras dan angin kencang.
- Ibu dari mempelai wanita, Nurhayati, tewas di tempat akibat menderita luka parah di bagian kepala dan leher setelah tertimpa pohon aren.
- Insiden ini juga menyebabkan lima orang luka-luka yang langsung dirawat di Puskesmas, sementara pihak BPBD langsung terjun untuk mengevakuasi material pohon tumbang.

Momen bahagia sebuah pesta pernikahan di Desa Lalepo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendadak berubah menjadi tragedi duka yang mendalam. Ibu dari mempelai wanita meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tenda hajatan yang menaunginya hancur tertimpa pohon tumbang akibat cuaca buruk.
Fakta Kunci Insiden Tenda Hajatan di Bone:
- Waktu Kejadian: Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis (9/4/2026) malam, sekitar pukul 21.00 Wita.
- Korban Jiwa: Ibu mempelai wanita bernama Nurhayati tewas seketika akibat tertimpa pohon aren. Ia menderita luka terbuka di bagian kepala dan patah di bagian leher.
- Korban Luka: Selain satu korban jiwa, insiden ini juga mengakibatkan lima tamu undangan lainnya mengalami luka-luka.
Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden bermula ketika cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah tempat berlangsungnya acara pesta pernikahan. Tiupan angin yang sangat kuat menyebabkan tiga pohon besar di sekitar lokasiโyakni satu pohon kemiri dan dua pohon arenโroboh secara bersamaan dan langsung menghantam tenda tempat para tamu dan keluarga berkumpul.
"Iya, pesta malam dan kebetulan hujan deras dan angin kencang dan ada tiga pohon yang tiba-tiba roboh," jelas Kapolsek Kahu, Iptu Andi Muhammad Amir, mengonfirmasi kronologi kejadian tersebut.
Penanganan Pascakejadian
Kepanikan langsung melanda para tamu yang berusaha menyelamatkan diri dari bawah puing-puing tenda dan dahan pohon. Menyusul insiden maut tersebut, pesta pernikahan langsung dihentikan seketika.
| Tindakan & Penanganan Terkini | Keterangan |
|---|---|
| Kondisi Para Korban | Kelima korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, jenazah Nurhayati telah dimakamkan oleh pihak keluarga setelah mereka menolak untuk dilakukan autopsi. |
| Respons BPBD Setempat | Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone yang dipimpin oleh Andi Iqbal langsung turun ke lapangan untuk melakukan mitigasi dan membersihkan material pohon yang tumbang keesokan harinya. |
Peristiwa ini menjadi pengingat pilu akan bahaya cuaca ekstrem yang tak terduga, yang dalam sekejap mata mampu mengubah momen penuh tawa bahagia menjadi tangisan kehilangan bagi pihak keluarga.



