Gary Anderson: Pengurangan Daya Baterai Bisa Menyelamatkan Formula 1 Musim 2026
Baca dalam 60 detik
- Gary Anderson mendesak F1 untuk merevisi regulasi kelistrikan 2026 karena dinilai merenggut kendali penuh pembalap atas mobil mereka, terutama saat kualifikasi.
- Analisis data dari sirkuit Suzuka menunjukkan perlunya penurunan batas daya keluaran (MGU-K) menjadi 200kW dan menaikkan batas panen energi menjadi 350kW.
- Rekomendasi lain termasuk memberikan kebebasan penggunaan aerodinamika aktif kepada pembalap dan menyederhanakan buku aturan FIA yang sudah terlalu rumit.

Mantan desainer mobil F1, Gary Anderson, menyambut baik langkah FIA, Formula 1, dan tim peserta untuk duduk bersama membahas karut-marut regulasi yang melanda musim balap 2026. Pertemuan krusial yang dijadwalkan pada 9 April ini diharapkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk mengembalikan kendali penuh mobil ke tangan pembalap.
Fakta Kunci Regulasi Mesin F1 2026:
- Masalah Utama: Pembalap kehilangan kendali penuh saat melakukan putaran kualifikasi (on-the-edge laps) akibat sistem otomatisasi energi (seperti lift and coast) yang membingungkan.
- Fokus Evaluasi: Pengaturan keluaran daya dari Motor Generator Unit-Kinetic (MGU-K) dan tingkat pemanenan energi (harvesting) saat pengereman atau superclipping.
- Data Lap Suzuka: Berdasarkan data kualifikasi Oscar Piastri, mobil F1 2026 menghabiskan 66% (59 detik) putaran dengan gas penuh (full throttle), namun baterai hanya bertahan 11,5 detik.
Anderson menekankan pentingnya menyederhanakan regulasi yang ada. Ia berpendapat bahwa pembalap harus diberikan wewenang penuh atas kapan mereka ingin melaju lebih cepat atau lebih lambat. "Mereka punya dua pedal untuk itu, berikan mereka tanggung jawab penuh. Jika mereka ingin menginjak gas lebih awal, biarkan saja. Jangan hukum mereka karena memberikan upaya ekstra," tegasnya merujuk pada keluhan pembalap seperti Charles Leclerc.
"Berdasarkan data awal musim, solusi terbaik untuk sebagian besar sirkuit adalah dengan membatasi daya pengeluaran MGU-K di angka 200kW, sementara batas pemanenan energi saat pengereman dinaikkan menjadi 350kW."
Prioritas dan Rekomendasi Perubahan Regulasi F1 2026
| Aspek Regulasi | Rekomendasi Solusi |
|---|---|
| Daya Keluaran (MGU-K) | Kurangi batas kemampuan pengeluaran daya maksimal (deployment) dari 350kW menjadi 200kW untuk mengubah profil kecepatan. |
| Superclipping | Naikkan batas dari 250kW menjadi 350kW untuk mengurangi ketergantungan pembalap pada teknik lift and coast. |
| Aerodinamika Aktif | Izinkan penggunaan sistem ini tanpa batas, dikendalikan sepenuhnya oleh pembalap sesuai kebutuhan lintasan. |
| Batas Bahan Bakar 2027 | Tolak rencana peningkatan aliran bahan bakar. Fokus pada peningkatan panen energi saat pengereman demi menjaga komitmen emisi. |
Pada akhirnya, Anderson mendesak agar regulasi teknis yang dinilai sudah sekompleks ensiklopedia ini segera disederhanakan. "F1 harus kembali pada prinsip dasarnya: memberikan hiburan terbaik melalui kendali mutlak seorang pembalap atas mesinnya," pungkasnya.