Cubs Hantam Dodgers 10-5, Suzuki dan Kelly Bawa Chicago Mendekati Puncak NL Central
Baca dalam 60 detik
- Tiga home run dua angka dari Suzuki, Kelly, dan Alcantara mengantar Cubs menang telak atas Dodgers yang sedang terpuruk.
- Kekalahan keempat beruntun ini makin menjauhkan LA dari persaingan puncak, sementara Chicago hanya berjarak 5,5 game dari Milwaukee.
- Debut Skubal bersama Dodgers pada laga berikutnya akan menjadi ujian besar bagi rotasi starting pitcher LA.

CHICAGO โ Tiga pukulan home run dua angka dari Seiya Suzuki, Carson Kelly, dan Kevin Alcantara membawa Chicago Cubs menundukkan Los Angeles Dodgers dengan skor telak 10-5 di Wrigley Field, Senin (3/8) malam waktu setempat. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Dodgers yang kini telah menelan empat kekalahan beruntun dan enam kekalahan dalam delapan laga terakhir.
Michael Busch, yang sebelumnya membela Dodgers, menjadi aktor kunci dengan menyumbang tiga run batted in (RBI) untuk tim barunya. Berkat kemenangan ini, Cubs memangkas jarak menjadi 5,5 game dari pemimpin klasemen NL Central, Milwaukee Brewers, yang pada hari yang sama takluk 3-4 dari Pittsburgh Pirates. Sementara itu, Dodgers yang sempat disapu bersih Boston Red Sox akhir pekan lalu, kini berada dalam tekanan besar untuk segera bangkit.
Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi pemain-pemain muda Cubs. Kevin Alcantara, yang baru pertama kali merasakan panggung MLB, mencatatkan home run perdana dalam kariernya pada inning kedua. Pukulannya ke kiri-tengah lapangan setelah Dansby Swanson berjalan, langsung mengubah kedudukan menjadi 4-3 untuk keunggulan Chicago. Suzuki, yang tampil konsisten sepanjang musim, membuka skor pada inning pertama dengan home run ke-19-nya yang membawa Pete Crow-Armstrong pulang.
Dari kubu Dodgers, Tommy Edman sempat memberikan harapan dengan home run tiga angka, dan Teoscar Hernandez menambah satu home run solo sejauh 443 kaki pada inning keenam. Namun, upaya comeback itu dipatahkan oleh respons cepat Cubs yang mencetak tiga run tambahan di inning bawah. Salah satu momen krusial terjadi saat Kelly berhasil memanfaatkan sistem ABS (Automated Ball-Strike System) untuk menantang keputusan strike ketiga yang kontroversial, yang kemudian berujung pada bases loaded walk. Busch kemudian memastikan keunggulan dengan grounder ke kanan yang membawa dua run tambahan.
Kemenangan ini juga menjadi suntikan moral bagi Cubs yang tengah bersaing ketat di divisi. Manajer Cubs, Craig Counsell, menilai performa timnya menunjukkan kedalaman skuad yang solid, terutama di sektor bullpen yang baru diperkuat beberapa pemain menjelang deadline trade. Chicago mengakuisisi Clay Holmes dari New York Mets dan Ryan Zeferjahn dari Los Angeles Angels untuk memperkuat pitching staff. Langkah ini dinilai sebagai sinyal keseriusan Cubs untuk bersaing di postseason.
Di sisi lain, Dodgers harus segera berbenah. Mereka akan menurunkan Tarik Skubal, pitcher andalan yang baru diakuisisi dari Detroit Tigers, pada laga Selasa (4/8) melawan Cubs. Skubal, yang mencatat ERA 2.79 musim ini, diharapkan menjadi penyelamat rotasi starting pitcher yang tengah goyah. Namun, tekanan akan sangat besar mengingat performa tim yang sedang menurun. Javier Assad akan menjadi lawan Skubal, dengan catatan 6-1 dan ERA 3.75.
Bagi pengamat baseball di Indonesia, perkembangan ini menarik untuk disimak, terutama dengan semakin kompetitifnya NL Central. Jika Cubs terus konsisten, mereka berpotensi menggeser Milwaukee dari puncak klasemen. Pertanyaan besarnya: mampukah Dodgers bangkit dari keterpurukan ini, atau justru Cubs yang akan memanfaatkan momentum untuk terus menekan?



