Drama Jelang Laga: Deontay Wilder Ancam Mundur dari Pertarungan Derek Chisora Akibat Perselisihan Sarung Tinju
Baca dalam 60 detik
- Pertarungan Derek Chisora vs Deontay Wilder terancam batal setelah Wilder mengancam mundur akibat dilarang menggunakan sarung tinju khusus yang tidak berizin.
- Perselisihan terjadi karena sarung tinju pilihan Wilder belum diotorisasi oleh otoritas tinju Inggris (BBBoC), memicu ketegangan antara kedua tim promotor.
- Promotor Kalle Sauerland menyatakan masalah ini sedang diselesaikan secara intensif dan optimis laga perpisahan Chisora akan tetap digelar pada Sabtu malam di O2 Arena.

Pertarungan kelas berat yang sangat dinantikan antara Derek 'War' Chisora dan Deontay 'Bronze Bomber' Wilder di O2 Arena, London, mendadak dilanda drama besar. Perselisihan sengit meledak pasca-timbang badan pada Jumat pagi, di mana Wilder dilaporkan mengancam akan mundur dari pertandingan jika tuntutannya terkait sarung tinju tidak dipenuhi.
Kericuhan ini bermula saat pertemuan wajib pemilihan sarung tinju dan pembahasan aturan. Pihak Wilder bersikeras ingin menggunakan sarung tinju pesanan khusus (custom-made) yang ternyata belum mendapatkan otorisasi dari Dewan Pengawas Tinju Inggris (BBBoC). Hal ini memicu ketegangan tinggi antara kedua kubu, meskipun laporan menyebutkan bahwa Chisora sendiri tidak keberatan dengan pilihan sarung tinju lawannya tersebut.
Fakta Perselisihan Jelang Chisora vs Wilder:
- Jadwal Pertarungan: Sabtu malam, 4 April 2026.
- Masalah Utama: Wilder ingin mengenakan sarung tinju yang tidak disetujui oleh otoritas tinju Inggris (BBBoC).
- Ancaman: Pihak Wilder mengancam akan membatalkan pertarungan jika tidak diizinkan memakai sarung tinju pilihannya.
- Status Terkini: Promotor Kalle Sauerland menyatakan masalah sedang dalam tahap penyelesaian dan optimis laga tetap berjalan.
Promotor Kalle Sauerland mengonfirmasi adanya titik didih dalam tensi kedua tim. Menurutnya, ini bukan pertama kalinya Wilder terlibat dalam kontroversi sarung tinju. Sebelumnya, Wilder pernah menuduh Tyson Fury melakukan kecurangan sarung tinju pada laga kedua mereka tahun 2020, dan kembali mempermasalahkan bantalan rambut kuda pada sarung tinju Fury jelang laga trilogi mereka tahun 2021.
"Ada drama pagi ini di acara timbang badan terkait sarung tinju. Saya tidak akan meremehkannya, ini adalah titik gesekan yang besar. Namun, saya sangat yakin kami bisa menyelesaikan semuanya tepat waktu." - Kalle Sauerland, Promotor Tinju.
Profil Laga Perpisahan dan Misi Penebusan
| Petinju | Status & Motivasi |
|---|---|
| Derek Chisora (42) | Laga profesional ke-50 sekaligus laga perpisahan (farewell fight) sebelum pensiun. |
| Deontay Wilder (40) | Misi penebusan setelah rentetan kekalahan, mengincar kemenangan untuk kembali ke jajaran elit kelas berat. |
Laga ini sangat krusial bagi kedua ikon tinju tersebut. Bagi Chisora, ini adalah panggung terakhirnya di London, sementara bagi Wilder, kemenangan adalah harga mati untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi, setelah sebelumnya sempat kalah dari Joseph Parker dan Zhilei Zhang. Jika masalah sarung tinju ini tuntas, pertarungan dijadwalkan tetap berlangsung sesuai jadwal pada Sabtu malam.



