Pencarian Berlanjut: Dua Tokoh Kunci F1 Tolak Tawaran Adrian Newey untuk Pimpin Aston Martin
Baca dalam 60 detik
- Adrian Newey, yang untuk sementara menjabat sebagai Kepala Tim (Team Principal) Aston Martin, tengah berusaha mencari pengganti agar dirinya bisa kembali berfokus penuh pada ranah teknis dan perancangan mobil.
- Dalam proses perburuan tersebut, Newey dilaporkan telah ditolak oleh setidaknya dua figur sentral F1, yakni insinyur balap andalan Red Bull, Gianpiero Lambiase, dan mantan bos Ferrari yang kini berada di Audi, Mattia Binotto.
- Menyusul dua penolakan tersebut, Aston Martin kini mengalihkan fokus mereka kepada beberapa nama besar lain yang tersedia di paddock, seperti Jonathan Wheatley dan Andreas Seidl, untuk memandu tim menghadapi regulasi mesin baru di 2026 bersama Honda.

Adrian Newey, perancang mobil legendaris yang kini menjabat peran strategis di Aston Martin, dilaporkan tengah aktif mencari sosok pengganti untuk mengambil alih posisinya sebagai Kepala Tim (Team Principal). Sayangnya, manuver ambisius tim yang berbasis di Silverstone ini harus menemui jalan buntu setelah dua figur kunci Formula 1 dikabarkan menolak tawaran tersebut.
Berdasarkan laporan terbaru dari F1 Oversteer dan PlanetF1, Newey yang secara mengejutkan sempat mengisi kursi Team Principal menyusul perombakan manajemen di akhir 2025, ingin kembali berfokus penuh pada pengembangan aerodinamika. Ia menyadari bahwa tugas kepemimpinan dan manajerial yang berhadapan langsung dengan publik terlalu menyita waktunya dari proyek krusial perancangan mobil era regulasi 2026 bersama Honda. Atas dasar itu, Newey memimpin langsung proses pencarian eksekutif baru untuk tim milik Lawrence Stroll tersebut.
Sayangnya, daya tarik Aston Martin dan iming-iming dana besar tampaknya belum cukup. Dua nama papan atas yang dikonfirmasi telah menolak tawaran Newey adalah mantan Kepala Tim Ferrari yang kini berada di manajemen Audi, Mattia Binotto, dan sosok insinyur balap (race engineer) ikonik milik Max Verstappen di Red Bull, Gianpiero Lambiase. Penolakan dari kedua figur krusial ini memaksa Aston Martin untuk memutar otak dan melirik nama-nama lain di pasar bursa transfer petinggi F1.
- Fokus Desain: Adrian Newey ingin segera melepaskan jabatan sementaranya sebagai *Team Principal* agar bisa mencurahkan fokus 100% pada perancangan mobil Aston Martin.
- Penolakan Ganda: Dua kandidat incaran utama, yakni Mattia Binotto (Audi) dan Gianpiero Lambiase (Red Bull), dilaporkan telah menolak tawaran untuk pindah ke Silverstone.
- Kandidat Tersisa: Mantan bos McLaren, Andreas Seidl, dan calon petinggi Audi lainnya, Jonathan Wheatley, kini mencuat sebagai alternatif terkuat dalam radar perburuan tim.
Kegagalan mendaratkan target utama ini sedikit banyak menambah tekanan di garasi Aston Martin yang sedang mengawali musim 2026 dengan sejumlah kendala teknis. Berikut adalah rangkuman dari beberapa nama besar yang masuk dalam radar pencarian petinggi baru Aston Martin:
| Nama Kandidat | Latar Belakang / Tim Terakhir | Status Pendekatan |
|---|---|---|
| Gianpiero Lambiase | Race Engineer Max Verstappen (Red Bull) | Menolak Tawaran |
| Mattia Binotto | Manajemen Audi (Mantan Kepala Tim Ferrari) | Menolak Tawaran |
| Jonathan Wheatley | Petinggi Audi (Mantan Manajer Olahraga Red Bull) | Menunggu Keputusan |
| Andreas Seidl | Mantan Kepala Tim McLaren & Sauber | Kandidat Tersedia |
Pencarian Aston Martin tampaknya masih akan berlangsung alot. Menemukan sosok manajerial tangguh yang bisa menyeimbangkan ambisi Lawrence Stroll dengan kejeniusan desain Adrian Newey akan menjadi fondasi penentu kebangkitan tim tersebut di kancah Formula 1.



