Waspada Email Phishing: Aplikasi ChatGPT dan Gemini Palsu Incar Kredensial Pengguna iPhone
Baca dalam 60 detik
- Penjahat siber menyusupkan aplikasi ChatGPT dan Gemini palsu ke dalam Apple App Store untuk mencuri kredensial login Facebook.
- Serangan diawali dengan email phishing yang meyakinkan, menargetkan para profesional pemasaran dan pengelola iklan.
- Pakar keamanan mengimbau pengguna untuk mengaktifkan 2FA dan memverifikasi pengembang aplikasi sebelum memasukkan data pribadi.

Waspada Email Phishing: Aplikasi ChatGPT dan Gemini Palsu Incar Kredensial Pengguna iPhone
Sebuah kampanye phishing canggih ditemukan menargetkan pengguna iPhone dengan menyamar sebagai dua platform AI terbesar dunia, ChatGPT dan Google Gemini. Para penyerang mengirimkan email penipuan yang dirancang untuk menjebak korban agar mengunduh aplikasi palsu langsung dari daftar resmi App Store Apple.
Kampanye ini memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap platform distribusi resmi Apple. Setelah aplikasi palsu tersebut terpasang, pengguna akan diarahkan ke layar masuk Facebook palsu yang berfungsi untuk mencuri informasi login secara real-time. Serangan ini terutama menyasar para profesional bisnis dan pengelola iklan media sosial.
IDENTIFIKASI APLIKASI BERBAHAYA (MARET 2026)
| Nama Aplikasi Palsu | Detail Keamanan |
|---|---|
| GeminiAI Advertising | ID App Store: id6759005662. Menyamar sebagai alat manajemen iklan bertenaga AI untuk mencuri data Facebook. |
| Ads GPT | ID App Store: id6759514534. Ditemukan di toko aplikasi wilayah Australia, mengincar kredensial profesional pemasaran. |
| Metode Pencurian | Menampilkan antarmuka login Facebook tiruan yang sangat mirip dengan desain aslinya. |
Analis dari SpiderLabs mengidentifikasi bahwa keberhasilan kampanye ini terletak pada "rantai kepercayaan" yang matang; dimulai dari email yang tampak profesional, hingga validasi dari toko aplikasi resmi. Hal ini menunjukkan pergeseran taktik di mana peretas mulai menyusup ke pasar aplikasi legal alih-alih hanya mengandalkan situs web palsu.
Pengguna sangat disarankan untuk selalu memverifikasi alamat email pengirim, mengaktifkan otentikasi dua faktor (2FA) pada semua akun media sosial, dan tidak terburu-buru memasukkan kredensial login ke dalam aplikasi pihak ketiga. Kehati-hatian ekstra diperlukan meskipun aplikasi tersebut diunduh melalui platform yang dianggap aman seperti Apple App Store.



