Jika ada keraguan siapa penguasa Timur sesungguhnya, Boston baru saja memberikan jawabannya di kandang lawan. Celtics bermain dengan presisi seorang juara.
Berdasarkan laporan dari GMA News Online, laga Celtics vs Bucks pada 2 Maret 2026 ini bukan sekadar pertandingan reguler. Ini adalah simulasi babak Playoff. Celtics menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa dengan kontribusi signifikan dari bangku cadangan saat Kristaps Porziņģis terkena masalah pelanggaran (foul trouble) di awal laga. Kemampuan Boston untuk tetap tenang saat Giannis Antetokounmpo melakukan serbuan di area bawah ring adalah kunci utama yang membuat Milwaukee frustrasi sepanjang malam.
Faktor Penentu Kemenangan:
- Akurasi Perimeter: Boston memasukkan 18 tembakan tiga angka, memaksa pertahanan Bucks keluar dari zona nyaman mereka di bawah ring.
- Kontrol Turnover: Celtics hanya melakukan 8 kesalahan (turnover) sepanjang laga, memberikan sangat sedikit kesempatan transisi bagi Milwaukee.
- Eksekusi Clutch: Jayson Tatum mencetak 12 poin terakhir Boston di lima menit terakhir, membuktikan statusnya sebagai penutup laga (closer) elit.
Secara objektif, kekalahan ini meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Milwaukee, terutama dalam menjaga area perimeter saat Giannis ditarik keluar untuk istirahat. Di tahun 2026 ini, konsistensi Boston menjadikannya favorit kuat untuk kembali ke Final NBA. Bagi Bucks, tantangannya adalah bagaimana mengintegrasikan pertahanan yang lebih fleksibel sebelum mereka bertemu kembali dengan Celtics di fase gugur yang lebih menentukan.




