Liverpool tampaknya mulai serius mempersiapkan kehidupan pasca-Mohamed Salah. Laporan terbaru dari Football Insider pada Februari 2026 mengungkapkan bahwa manajemen The Reds kini mengalihkan pandangan mereka ke sejumlah bintang Premier League yang sedang naik daun. Langkah ini diambil setelah munculnya indikasi kuat bahwa kontrak pemain asal Mesir tersebut tidak akan diperpanjang di akhir musim 2025/2026, yang memicu klub untuk bergerak cepat demi menjaga stabilitas lini serang mereka di bawah asuhan Arne Slot.
Mencari Pewaris Takhta Sang 'Raja Mesir'
Spekulasi mengenai masa depan Salah (33) semakin menguat setelah terungkapnya detail bahwa sang pemain belum memberikan komitmen jangka panjang kepada klub di tengah ketertarikan masif dari Liga Arab Saudi. Sebagai langkah antisipasi, Liverpool dikabarkan sedang memantau profil penyerang sayap yang memiliki atribut serupa: kecepatan, kemampuan inverted dari sisi kanan, dan catatan gol yang konsisten di liga domestik. Beberapa nama yang masuk dalam radar pengamatan termasuk bintang-bintang muda dari klub rival yang telah teruji secara fisik di kerasnya kompetisi Inggris.
Fokus transfer Liverpool kali ini tampaknya menghindari perjudian pada pemain dari liga luar yang membutuhkan waktu adaptasi lama. Kebijakan ini diambil untuk memastikan transisi di lini depan berjalan mulus tanpa mengganggu performa tim yang saat ini sedang bersaing di papan atas. Dengan anggaran besar yang kemungkinan akan didapat dari penjualan Salah—atau ruang gaji yang terbuka lebar—Liverpool memiliki daya tawar tinggi untuk menggoda talenta terbaik Premier League agar bersedia pindah ke Anfield pada bursa transfer musim panas mendatang.
Strategi Jangka Panjang Arne Slot
Bagi manajer Arne Slot, pergantian profil penyerang utama ini bisa menjadi kesempatan untuk melakukan evolusi taktis pada skema permainannya. Meskipun kehilangan Salah adalah kerugian besar secara statistik, Liverpool melihat ini sebagai peluang regenerasi yang diperlukan untuk menjaga daya saing klub dalam lima tahun ke depan. Fokus kini tertuju pada seberapa efektif departemen rekrutmen Liverpool dalam mengidentifikasi pemain yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mentalitas juara untuk memikul beban sebagai pengganti salah satu legenda terbesar klub sepanjang masa.




