Real Madrid berhasil memetik poin penuh yang sangat krusial dalam lawatan mereka ke markas Atalanta di Gewiss Stadium. Laporan dari Sporting News pada 16 Februari 2026 menyoroti kemenangan dramatis 3-2 yang diraih skuad asuhan Carlo Ancelotti. Meski menang, Los Blancos harus membayar mahal keberhasilan ini dengan cederanya bintang utama mereka, Kylian Mbappe, di tengah upaya tim menjauh dari zona eliminasi Liga Champions.
Drama Lima Gol dan Cedera Mbappe
Pertandingan dimulai dengan gemilang bagi tim tamu saat Kylian Mbappe mencetak gol pembuka di menit ke-10. Namun, kegembiraan itu sirna ketika Mbappe terpaksa ditarik keluar pada menit ke-30 akibat cedera hamstring. Atalanta, yang sedang dalam tren sembilan kemenangan beruntun, sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Charles De Ketelaere tepat sebelum jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Real Madrid menunjukkan mentalitas juara. Vinicius Jr. membawa Madrid kembali unggul di menit ke-56, disusul oleh gol emosional dari Jude Bellingham hanya tiga menit berselang. Gol ini sekaligus mengakhiri puasa gol Bellingham di Liga Champions setelah 19 penampilan. Meski Ademola Lookman sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 di menit ke-65, Madrid mampu bertahan dari gempuran tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan. Momen paling mendebarkan terjadi di detik terakhir pertandingan saat striker Atalanta, Mateo Retegui, gagal mengonversi peluang emas tepat di depan gawang yang sudah kosong.
Napas Lega bagi Ancelotti
Kemenangan ini memberikan napas lega bagi Carlo Ancelotti yang sebelumnya berada di bawah tekanan besar akibat performa tim yang inkonsisten di kancah Eropa. Tiga poin ini sangat vital untuk memperbaiki posisi Madrid di klasemen sementara Liga Champions. Namun, fokus kini terbelah pada kondisi medis Kylian Mbappe; kehilangan sang striker untuk jangka panjang bisa menjadi pukulan telak bagi ambisi Madrid mempertahankan mahkota juara di tengah badai cedera yang terus menghantui skuad sepanjang musim ini.




