SteelSeries Aeon Pro: Controller Premium Rp4 Jutaan yang Menantang Dominasi Xbox Elite
Baca dalam 60 detik
- SteelSeries Aeon Pro hadir dengan banderol $259,99, menawarkan tiga koneksi sekaligus dan baterai hot-swap.
- Layar OLED dan tombol mekanis menjadi pembeda utama dari controller premium lain di kelasnya.
- Bagi gamer Indonesia, harga dan ketersediaan resmi masih menjadi pertanyaan besar.

SteelSeries resmi merilis Aeon Pro, controller gaming premium seharga US$259,99 (sekitar Rp4,1 juta) yang menjanjikan pengalaman bermain tanpa henti di berbagai platform. Perangkat ini menjadi jawaban SteelSeries atas dominasi Xbox Elite Series 2 dan Turtle Beach Stealth Ultra di segmen high-end.
Dibandingkan controller standar Xbox, Aeon Pro sedikit lebih besar dengan dimensi 112 x 155 x 55 mm dan bobot 310 gram termasuk baterai. Meski demikian, bentuknya tetap ergonomis bagi pemain yang terbiasa dengan grip Xbox. Yang membedakan, SteelSeries memindahkan tombol view, share, dan menu ke tepi bawah faceplate untuk memberi ruang bagi layar OLED pintar.
Layar tersebut menampilkan informasi koneksi, level baterai, dan profil aktif, serta menjadi pusat kendali pengaturan. Dalam pengujian, antarmuka ini dinilai paling mulus di kelasnya—hanya butuh beberapa detik untuk berpindah koneksi atau mengubah setelan. SteelSeries tampaknya serius ingin memudahkan gamer mengatur perangkat tanpa harus membuka menu di konsol atau PC.
Dari sisi konstruksi, Aeon Pro tidak main-main. Ada empat modul stik hall effect yang bisa diganti, 18 switch mekanis untuk berbagai tombol, serta grip silikon bertekstur di bagian palm. Tombol face dan D-Pad memberikan umpan balik mekanis yang solid dengan klik halus. Bumper dan trigger juga memakai micro switch, dan trigger dapat diubah dari mode hair ke full—memanfaatkan switch hall effect yang sama dengan joystick.
Empat paddle tambahan di setiap sisi grip menambah tombol yang dapat diprogram. Semua tombol bisa dikustomisasi melalui perangkat lunak SteelSeries GG. Dalam pengujian dua minggu, tidak ada kendala berarti; setiap input responsif dan presisi, baik untuk game shooter maupun ARPG.
"Aeon Pro menjadi satu-satunya controller yang saya butuhkan, apa pun perangkat yang sedang saya pakai," ujar penguji.
Kunci fleksibilitasnya ada pada Dual Docking System. Dock ini mendukung koneksi simultan ke Xbox dan PC, dengan peralihan cepat lewat kontrol onboard. Controller bahkan bisa menyalakan Xbox dari jauh. Bluetooth terintegrasi menambah koneksi ketiga, misalnya ke tablet. Pengujian menunjukkan perpindahan antara PC, Xbox, dan tablet berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Soal daya, SteelSeries menyertakan baterai kedua yang dapat ditukar panas. Baterai cadangan disimpan di port pengisian pada dock, sehingga semuanya tetap rapi. Dengan daya tahan sekitar 12 jam per baterai, pemain bisa bermain tanpa henti—cukup tukar baterai saat habis.
Harga yang tinggi memang menjadi hambatan utama. Namun, bagi gamer multiplatform, Aeon Pro menawarkan nilai lebih karena kompatibilitasnya luas. Controller ini bisa terhubung ke perangkat apa pun yang mendukung Bluetooth, ditambah Xbox dan PC. Bahkan jika tidak sering berpindah perangkat, baterai hot-swap, kontrol onboard, dan kualitas build tetap menjadi alasan kuat untuk mempertimbangkannya.
Di pasar Indonesia, controller premium seperti ini menyasar segmen e-sports dan gamer hardcore. Dengan kurs saat ini, harga US$259,99 setara Rp4,1 juta—belum termasuk pajak dan biaya impor. Distributor resmi SteelSeries di Indonesia belum memberikan konfirmasi ketersediaan dan harga pasti. Jika masuk secara resmi, Aeon Pro akan bersaing dengan Xbox Elite Series 2 (sekitar Rp3,5 juta) dan Razer Wolverine V2 Pro (sekitar Rp3,8 juta).
Kehadiran Aeon Pro menandai tren controller premium yang semakin bergeser ke arah fleksibilitas dan kustomisasi. Pertanyaannya, apakah gamer Indonesia siap merogoh kocek lebih dalam untuk perangkat yang bisa digunakan di berbagai platform? Ataukah mereka masih memilih controller standar yang lebih terjangkau? Waktu yang akan menjawab, tetapi SteelSeries jelas telah membuka babak baru dalam persaingan aksesori gaming kelas atas.



