Borneo FC Incar Sapu Bersih Laga Tandang di Yogyakarta, PSIM Jadi Ujian Berikutnya
Baca dalam 60 detik
- Borneo FC menargetkan dua kemenangan beruntun di Yogyakarta, dengan PSIM sebagai lawan berikutnya setelah mengalahkan PSS Sleman.
- Pelatih Mauro Jeronimo menekankan pentingnya rotasi pemain di tengah jadwal padat dan perjalanan jauh.
- Kemenangan atas PSIM akan mendongkrak posisi Borneo di klasemen dan menjaga momentum jelang perempat final AFC Challenge League.

Borneo FC akan menutup rangkaian lawatan ke Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menghadapi PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (1/11/2026) sore WIB. Tambahan tiga poin menjadi buruan utama Pesut Etam agar dapat memperbaiki posisi di klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.
Sebelumnya, pasukan asuhan Mauro Jeronimo berhasil mengalahkan PSS Sleman 2-1 di Stadion Maguwoharjo, Selasa (27/10/2026). Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Borneo FC yang kini mengoleksi sembilan poin dan berada di peringkat ke-12. Sementara itu, PSIM masih terpuruk di posisi ke-17 dengan raihan dua angka, menjadikan laga ini peluang emas bagi tim tamu untuk meraih hasil maksimal.
Mauro Jeronimo menyadari tantangan yang dihadapi timnya, terutama dengan jadwal padat tiga pertandingan dalam sepuluh hari. Ia pun melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran pemain. "Kemenangan selalu menjadi motivasi. Kami tahu kami bermain tiga laga dalam 10 hari, ditambah perjalanan, jadi kami mencoba merotasi beberapa pemain agar tim memiliki tenaga lebih segar," ujarnya seperti dikutip dari Bola.com.
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa timnya belum mencapai performa puncak. "Kami sadar belum berada di level terbaik. Masih banyak yang harus ditingkatkan. Kami masih di awal musim, jadi harus terus bekerja keras untuk menjadi lebih baik," tambahnya.
Winger muda Borneo FC, Hugo Samir, juga menyambut positif kemenangan atas PSS. Menurutnya, setiap pertandingan memiliki arti penting bagi perjalanan tim. "Kemenangan kemarin penting bagi kami. Setiap pertandingan penting, dan saya bersyukur bisa meraih tiga poin," ucapnya.
Dengan posisi PSIM yang berada di dasar klasemen, Borneo FC diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, tuan rumah tentu akan berusaha memberikan kejutan di hadapan pendukung sendiri. PSIM yang baru mengumpulkan dua poin tentu berambisi keluar dari zona merah, sehingga laga ini diprediksi berjalan sengit.
Bagi Borneo FC, kemenangan atas PSIM akan menjadi modal berharga sebelum kembali berlaga di AFC Challenge League. Tim asal Samarinda ini telah memastikan diri lolos ke perempat final setelah mengalahkan Yangon United FC dan Tainan City FC di fase grup. Keseimbangan antara kompetisi domestik dan internasional menjadi tantangan tersendiri bagi Mauro Jeronimo dalam mengelola skuat.
Pertanyaan besarnya, mampukah Borneo FC menjaga konsistensi dan menyapu bersih dua laga tandang di Yogyakarta? Jika berhasil, posisi mereka di klasemen berpotensi melonjak signifikan. Sebaliknya, kekalahan akan menjadi pukulan telak bagi ambisi tim untuk bersaing di papan atas. Publik Samarinda tentu berharap Pesut Etam dapat terus menggeliat dan menunjukkan tajinya di pentas nasional maupun Asia.



