PSM Makassar Bangkit dari Zona Degradasi, Kini Ramaikan Papan Tengah BRI Super League
Baca dalam 60 detik
- PSM Makassar mengumpulkan sembilan poin dari lima laga dan naik ke peringkat 11 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027.
- Dua hasil imbang di kandang melawan Arema FC dan Persita Tangerang sempat membuat Juku Eja kehilangan empat poin, namun ditebus dengan kemenangan atas PSIM dan imbang kontra Bhayangkara FC.
- Konsistensi menjadi ujian berikutnya saat PSM menjamu Madura United dan bertandang ke Borneo FC dalam dua pekan mendatang.

PSM Makassar perlahan keluar dari tekanan setelah sempat mendekam di batas zona degradasi BRI Super League 2026/2027. Kini mereka menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin, meski masih menyisakan catatan agregat gol minus dua (9-12).
Kebangkitan Juku Eja tidak lepas dari rentetan hasil positif dalam tiga pekan terakhir. Dimulai dari kemenangan 2-1 di markas PSIM Yogyakarta, lalu mengalahkan Persebaya Surabaya 1-0 di hadapan pendukung sendiri, dan ditutup dengan imbang tanpa gol melawan Bhayangkara FC. Tambahan empat poin dari laga away tersebut menjadi penebus kehilangan angka saat bermain di kandang.
Sebelumnya, pasukan Darije Kalezic dua kali gagal meraih kemenangan di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Bermain imbang 3-3 melawan Arema FC dan 2-2 kontra Persita Tangerang membuat PSM kehilangan empat poin berharga. Namun, rentetan hasil tandang yang solid berhasil menambal kerugian tersebut.
Meski demikian, konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah. Dua pertandingan mendatang akan menjadi ujian berat: menjamu Madura United di kandang sendiri, kemudian bertandang ke markas Borneo FC. Jika mampu meraih poin penuh, bukan tidak mungkin PSM merangsek ke papan atas. Sebaliknya, kekalahan bisa mengembalikan mereka ke papan bawah.
Darije Kalezic dituntut untuk mengasah ketajaman lini depan. Nama-nama seperti Stefan Jevtoski, Luka Cumic, dan Kodai Tanaka perlu lebih produktif dalam memanfaatkan peluang. Sementara itu, lini belakang yang dikomandoi Dusan Lagator harus lebih disiplin dan kompak bersama Aloรญsio Neto, Nenad Lalic, Victor Luiz, Jonathan Kawalo, Henhen Herdiana, dan Mufli Hidayat.
"Kami harus tetap fokus dan tidak boleh terlena dengan hasil positif ini. Setiap pertandingan adalah final," ujar seorang sumber internal klub, menggambarkan tekad tim untuk terus merangkak naik.
Dengan modal kepercayaan diri yang mulai tumbuh, PSM Makassar berpeluang besar meninggalkan zona merah dan menembus persaingan papan tengah. Namun, tantangan sesungguhnya adalah menjaga stabilitas performa agar tidak kembali terpuruk. Akankah Juku Eja mampu mempertahankan momentum dan menutup musim di posisi yang lebih terhormat?



