Taisei Marukawa Menuju WNI: Jawaban atas Krisis Kreativitas di Lini Tengah Timnas Indonesia?
Baca dalam 60 detik
- Proses naturalisasi Taisei Marukawa memasuki tahap akhir, membuka peluang gelandang serang Dewa United itu memperkuat Timnas Indonesia.
- Pengamat menilai kehadiran Marukawa dapat mengisi celah kreativitas di lini tengah yang selama ini bergantung pada Marselino Ferdinan dan Ricky Kambuaya.
- Dengan rekam jejak 36 gol dan 45 assist di Liga Indonesia, Marukawa berpotensi menjadi opsi baru bagi pelatih John Herdman dalam meramu strategi serangan.

Taisei Marukawa selangkah lagi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Proses naturalisasi gelandang serang Dewa United itu disebut telah memenuhi syarat masa tinggal lebih dari lima tahun, dan pemerintah melalui Staf Khusus Menteri Hukum turut mendukung kelancarannya. Jika tuntas, Marukawa berpeluang memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman.
Pengamat sepak bola nasional, Aris Budi Sulistyo, menyambut positif prospek tersebut. Menurutnya, Marukawa memiliki karakter permainan yang selama ini jarang dimiliki gelandang tengah Timnas Indonesia: kemampuan membawa bola, melakukan solo run, dan membongkar pertahanan lawan.
"Timnas kita butuh pemain tengah yang mampu melakukan solo run dan itu ada di Taisei Marukawa. Ia sudah membuktikannya selama berkarier di Liga 1," ujar Aris kepada Bola.com, Selasa (27/10/2026).
Kebutuhan itu kian terasa menyusul menurunnya kontribusi Marselino Ferdinan dan absennya Ricky Kambuaya di skuad Garuda. Meski Timnas Indonesia baru saja menjuarai FIFA ASEAN Cup, Aris menilai lini tengah masih perlu tambahan pemain dengan naluri menyerang kuat.
"Saya kira ini terobosan bagus buat pelapis gelandang serang Timnas Indonesia yang mengalami penurunan setelah tidak adanya Marselino Ferdinan atau tidak dipanggilnya lagi Ricky Kambuaya," tutur Aris.
Rekam jejak Marukawa di kompetisi domestik mendukung penilaian tersebut. Sejak merumput di Indonesia pada 2021 bersama Persebaya Surabaya, ia telah tampil dalam 163 pertandingan dengan torehan 36 gol dan 45 assist. Pada BRI Super League 2026/2027, hingga pekan ketujuh, ia memimpin daftar pemberi assist dengan lima umpan berbuah gol dan mengantar Dewa United ke posisi kedua klasemen sementara.
Bagi Herdman, Marukawa menawarkan alternatif taktis yang lebih variatif. Kemampuannya menciptakan ruang dan memecah konsentrasi pertahanan lawan bisa menjadi kunci saat Timnas Indonesia menghadapi tim-tim dengan blok pertahanan rapat, terutama di level Asia. Namun, naturalisasi bukan tanpa risiko. Adaptasi dengan gaya permainan Herdman dan persaingan di lini tengah tetap menjadi pekerjaan rumah.
Jika proses naturalisasi rampung, Marukawa dapat menjadi tambahan amunisi berharga bagi Timnas Indonesia yang tengah membangun fondasi permainan menyerang. Publik pun menanti apakah kehadirannya benar-benar mampu mendongkrak daya gedor Garuda di pentas Asia.



