Persib Menang Dramatis di Pakansari, Joksic Sebut Kartu Merah Busnic Penentu
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung memetik kemenangan 2-1 atas Garudayaksa FC lewat gol Adam Alis pada menit ke-90+2.
- Kartu merah Aleksandar Busnic di menit ke-85 memaksa tuan rumah bermain dengan sepuluh pemain dan mengubah arah pertandingan.
- Garudayaksa FC tertahan di peringkat ke-14 dengan lima poin, sementara Persib melanjutkan tren positif di pekan ketujuh.

Persib Bandung meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Garudayaksa FC dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026) malam WIB. Gol Adam Alis pada menit ke-90+2 memastikan tiga poin bagi tim tamu, sekaligus memutus perlawanan tuan rumah yang harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-85.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Persib, tetapi yang lebih menarik perhatian adalah dinamika pertandingan yang berlangsung sengit. Garudayaksa FC sebenarnya sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-65 melalui Jairo Jean setelah tertinggal lebih dulu akibat gol Mariano Peralta pada menit ke-16. Namun, kartu merah yang diterima Aleksandar Busnic membuat keseimbangan pertandingan berubah drastis.
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, mengakui bahwa insiden tersebut menjadi titik balik. Menurutnya, timnya kehilangan momentum untuk setidaknya mengamankan satu poin. "Kartu merah sangat menghancurkan kami. Namun, apa boleh buat, kami harus berjuang lebih keras lagi," ujar Joksic dalam sesi konferensi pers usai laga, seperti dikutip Bola.com.
Meski kalah, Joksic tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya. Ia menilai anak-anak asuhnya tampil disiplin dalam fase bertahan, terutama saat menghadapi tekanan dari ribuan suporter Bobotoh yang memadati stadion. "Saya sangat bangga dengan para pemain atas penampilan mereka saat fase bertahan. Kami tahu kami bermain melawan lawan yang kuat," tambahnya.
Joksic juga menyoroti peluang emas yang didapat timnya beberapa detik sebelum gol kemenangan Persib. Saat skor masih 1-1, Garudayaksa FC memiliki kesempatan untuk membawa pulang poin, tetapi eksekusi yang kurang tenang membuat peluang tersebut sirna. "Kami mendapatkan peluang menjelang akhir pertandingan, saya pikir beberapa detik sebelum menit ke-90. Kami memiliki kesempatan untuk mendapatkan pulang poin," jelas pelatih asal Serbia itu.
"Kami adalah tim baru, dengan banyak pemain muda, dan kami sedang membangun permainan kami. Hari ini kami tampil fantastis dalam fase bertahan." โ Milos Joksic, Pelatih Garudayaksa FC
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Garudayaksa FC yang tengah berupaya membangun identitas permainan. Sebagai tim yang relatif baru dan diperkuat banyak pemain muda, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama. Meski demikian, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan dalam laga melawan Persib setidaknya memberikan sinyal positif bagi perjalanan tim ke depan.
Di sisi lain, Persib Bandung membuktikan kedalaman skuadnya. Meski harus melakukan rotasi karena jadwal padat, tim asuhan pelatih kepala (sebutkan nama jika ada) mampu menjaga momentum dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di menit-menit akhir. Kemenangan ini memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen sementara.
Ke depan, Garudayaksa FC dituntut segera bangkit dari keterpurukan. Dengan lima poin dari tujuh laga, mereka perlu segera menemukan formula untuk meraih hasil positif agar tidak semakin terbenam di papan bawah. Sementara itu, Persib akan menghadapi tantangan berikutnya dengan kepercayaan diri yang meningkat. Akankah Garudayaksa FC mampu membalikkan keadaan, atau justru semakin terpuruk? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: kompetisi BRI Super League 2026/2027 masih panjang dan setiap poin akan sangat berarti.



