Isenmulang FC Buru Kemenangan Perdana di Kandang 'Nomaden' Kontra PSIM
Baca dalam 60 detik
- Isenmulang FC akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027, Sabtu (24/10/2026) sore.
- Dua hasil positif terakhir membuat Laskar Tambun Bungai percaya diri, sementara PSIM masih terpuruk di dasar klasemen dan kehilangan pelatih serta bek andalannya.
- Kemenangan akan mengangkat posisi Isenmulang dari zona degradasi, sedangkan PSIM berisiko semakin terbenam jika kembali menelan kekalahan.

Isenmulang FC akan menjalani laga kandang kelimanya di luar Kalimantan Tengah saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (24/10/2026) pukul 15.30 WIB. Duel pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 ini menjadi peluang emas bagi tim asuhan Mundari Karya untuk meraih tiga angka penuh sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Sejak kompetisi bergulir 4 September lalu, Isenmulang FC memang tak pernah sekali pun tampil di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda sebagian Kalimantan. Manajemen pun berulang kali menyampaikan permohonan maaf kepada suporter karena keinginan mereka menyaksikan tim kesayangan secara langsung kembali tertunda. Laga melawan PSIM bahkan digelar tanpa penonton.
Meski berstatus tim promosi, Isenmulang FC justru menunjukkan grafik menanjak. Dua pertandingan terakhir menghasilkan catatan positif: menang 1-0 atas Persijap Jepara dan bermain imbang 1-1 melawan Java United FC. Modal empat poin dari dua laga itu membuat pasukan Laskar Tambun Bungai berada di atas angin menghadapi PSIM yang sedang dilanda badai internal.
Bek asal Brasil, Rafael Ribeiro, menegaskan bahwa timnya tidak akan menganggap remeh PSIM meski lawan sedang dalam masa transisi. Menurut pemain berusia 30 tahun itu, pertandingan nanti tetap berstatus laga besar yang menuntut performa maksimal seluruh pemain. Ia menyatakan tekad untuk meraih kemenangan demi memperbaiki posisi tim di papan klasemen.
"Pertandingan berikutnya juga merupakan laga yang besar. Jadi kami harus berusaha tampil maksimal untuk meraih kemenangan," ujar Rafael Ribeiro.
Selain Ribeiro, sejumlah nama inti diperkirakan tetap mengisi starting eleven Isenmulang FC. Kenji Nishioka, Vinicius Baiano, Leonardo Silva Lelis, Douglas Cruz, Modou Manneh, Brayen Pondaag, serta kiper Lucas Frigeri masih menjadi pilihan utama Mundari Karya. Formasi 3-4-3 kemungkinan besar dipertahankan untuk menekan sejak awal.
Di kubu PSIM, situasi jauh lebih rumit. Klub berjuluk Laskar Mataram itu baru saja memecat pelatih berkebangsaan Belanda, Jean-Paul van Gastel, menyusul rentetan hasil buruk. Posisi pelatih sementara kini diisi Guntur Cahyo Utomo, yang langsung menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC pada debutnya, Selasa (20/10/2026) di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Guntur mengakui bahwa timnya masih memiliki banyak kekurangan yang harus segera dibenahi. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi fisik pemain sebelum menghadapi Isenmulang, mengingat waktu persiapan yang terbatas. Menurutnya, para pemain dituntut bekerja lebih keras di setiap sesi latihan yang tersisa.
"Yang pertama akan kita lakukan memastikan kondisi para pemain. Secara ide, kita akan bekerja lebih keras di beberapa sesi latihan yang hanya kami miliki. Tentu saja ada hal-hal yang harus kita perbaiki dan tingkatkan," kata Guntur Cahyo Utomo.
PSIM juga dipastikan tampil tanpa palang pintu andalannya, Ze Valente. Bek asal Portugal itu harus menjalani sanksi kartu merah yang diterimanya saat melawan Bhayangkara FC. Absennya Valente menjadi pukulan telak bagi lini belakang Laskar Mataram yang sudah rapuh dengan kebobolan di hampir setiap pertandingan.
Dengan kondisi kedua tim yang kontras, Isenmulang FC jelas diunggulkan. Kemenangan akan mengangkat posisi mereka dari zona degradasi dan memberikan kepercayaan diri tambahan bagi skuad asuhan Mundari Karya. Sebaliknya, PSIM berisiko semakin terbenam di dasar klasemen jika kembali pulang tanpa poin.
Pertanyaannya, mampukah Isenmulang FC memanfaatkan momentum dan tekanan psikologis lawan untuk meraih kemenangan perdana di kandang 'nomaden' mereka? Atau justru PSIM yang bangkit di bawah kendali sementara Guntur Cahyo Utomo? Jawabannya akan tersaji di Bali, Sabtu sore nanti.



