Dua Penalti Füllkrug Bawa Werder Bremen Tundukkan Mainz 3-2
Baca dalam 60 detik
- Niclas Füllkrug mencetak dua gol penalti saat Werder Bremen menang 3-2 atas Mainz pada pekan ke-7 Bundesliga.
- Kemenangan ini memperpanjang tren positif Bremen, sementara Mainz semakin terpuruk di kandang dengan hanya satu poin dari tujuh laga terakhir di MEWA Arena.
- Füllkrug kini mengoleksi delapan gol dalam tujuh pertandingan dan menjadi favorit penggemar sebagai pemain terbaik pertandingan.

Werder Bremen meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mainz pada pertandingan pekan ke-7 Bundesliga di MEWA Arena, Sabtu (5/10/2024). Dua gol penalti Niclas Füllkrug di babak pertama menjadi pembeda dalam laga penuh gol ini.
Mainz memasuki pertandingan dengan modal lima kemenangan beruntun di laga tandang, tetapi justru rapuh di kandang sendiri. Dari enam pertandingan kandang terakhir di liga, mereka hanya mengumpulkan satu poin. Pelatih Urs Fischer mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Schalke, sementara pelatih Werder, Daniel Thioune, melakukan satu perubahan dengan memasukkan Mitchell Weiser menggantikan Eren Dinkçi.
Bremen langsung menekan sejak awal. Arthur menusuk ke kotak penalti dan tembakannya diselamatkan Alexander Schwolow, namun bola rebound memicu pelanggaran Stefan Posch terhadap pemain Brasil itu. Füllkrug yang maju sebagai eksekutor mengecoh Schwolow pada menit ke-7 untuk membawa Werder unggul 1-0. Penalti kedua didapat pada menit ke-24 setelah Danny da Costa menjatuhkan Marco Grüll di kotak terlarang. Füllkrug kembali tenang dan menaklukkan Schwolow dengan tembakan keras ke sudut yang sama, skor berubah 2-0.
Mainz sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-33 melalui sundulan Anthony Caci yang memanfaatkan umpan silang Sheraldo Becker. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Mainz tampil lebih agresif, tetapi justru Werder yang menambah keunggulan pada menit ke-61 melalui tembakan Ludovit Reis yang membentur pemain dan mengecoh Schwolow. Dua menit berselang, Mainz kembali menipiskan skor lewat sundulan Jaesung Lee memanfaatkan umpan Caci. Hingga peluit panjang, tuan rumah berupaya keras menyamakan kedudukan, termasuk peluang Nadiem Amiri yang digagalkan Karl Hein, namun Bremen bertahan hingga akhir.
Kemenangan ini mengokohkan posisi Werder Bremen di papan atas dan memperpanjang momentum positif mereka. Sementara itu, Mainz semakin terbenam di zona merah dengan catatan kandang yang memprihatinkan. Konsistensi Füllkrug di lini depan menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan, dan ia layak diperhitungkan dalam perburuan gelar top skor Bundesliga musim ini.
Bagi sepak bola Indonesia, performa gemilang seorang striker klasik seperti Füllkrug bisa menjadi pelajaran berharga. Di tengah tren false nine dan penyerang serba bisa, ketajaman naluri mencetak gol tetap menjadi aset utama. Timnas Indonesia yang kerap kesulitan menuntaskan peluang bisa belajar dari efisiensi dan ketenangan Füllkrug dalam memanfaatkan situasi bola mati, terutama penalti.
Ke depan, Werder Bremen akan menghadapi ujian berat dengan menghadapi tim-tim papan atas. Mampukah Füllkrug dan kawan-kawan mempertahankan tren positif ini? Sementara Mainz harus segera mencari solusi untuk mengakhiri paceklik kemenangan di kandang jika tidak ingin terjerumus lebih dalam ke jurang degradasi.



