Aston Martin Jalin Kemitraan Pertama F1 dengan Padeltek, Incar Pasar Raket Padel
Baca dalam 60 detik
- Aston Martin menjadi tim F1 pertama yang menggandeng perusahaan padel dan pickleball, Padeltek, dengan merilis koleksi raket edisi terbatas.
- Langkah ini memperluas strategi lisensi tim ke gaya hidup di luar balapan, memanfaatkan popularitas padel yang meningkat di kalangan pembalap dan penggemar AS.
- Kemitraan akan berlanjut pada 2027 dengan peluncuran raket pickleball, sementara tim fokus memperbaiki performa di lintasan.

Aston Martin Aramco Formula 1 Team resmi mengumumkan kerja sama dengan Padeltek, produsen peralatan padel dan pickleball, menjelang Grand Prix Amerika Serikat di Austin, Texas, akhir pekan ini. Kemitraan ini menjadikan Aston Martin sebagai tim F1 pertama yang secara formal menggandeng perusahaan olahraga raket tersebut, sekaligus menandai langkah baru dalam strategi perluasan merek di luar sirkuit.
Koleksi Aston Martin Padeltek yang akan dijual pekan ini mencakup tiga raket padel dan tiga tas pelindung. Peluncuran produk ini akan dimeriahkan dengan acara penggemar eksklusif bertajuk I/AM di Padel Society, venue padel baru di Austin, yang bertepatan dengan gelaran balapan pada 23-25 Oktober. Langkah ini menunjukkan upaya tim asal Silverstone untuk merambah pasar gaya hidup yang lebih luas, memanfaatkan antusiasme penggemar terhadap olahraga rekreasi yang tengah naik daun.
Kepala lisensi dan merchandise Aston Martin, Matt Chapman, menuturkan bahwa F1 kini menjadi platform kolaborasi lintas cabang olahraga dan gaya hidup. "Kami melihat permintaan penggemar untuk menyatukan dunia-dunia ini terus meningkat," ujarnya. Ia menambahkan, sebagai tim F1 pertama yang bermitra dengan perusahaan padel dan pickleball, Aston Martin ingin menggabungkan DNA mereknya melalui produk nyata yang autentik dan berorientasi performa.
Ron Saslow, founding and managing partner Thirty-5 Capital, menilai sinergi antara padel dan F1 terbentuk secara alami. Menurutnya, kedua olahraga menekankan presisi, kecepatan, dan performa, serta sama-sama menarik basis penggemar yang tumbuh di Amerika Serikat. "Bagi Padeltek, kolaborasi dengan Aston Martin adalah peluang membawa energi bersama ke lapangan, menciptakan peralatan yang memberi penggemar balap cara baru terhubung dengan tim sekaligus memperkenalkan padel ke lebih banyak orang," kata Saslow.
Padel memang semakin populer di kalangan pembalap F1. Banyak dari mereka kini memasukkan olahraga ini ke dalam rutinitas latihan, baik sebagai sarana kebugaran maupun rekreasi. Fenomena ini memperkuat daya tarik padel sebagai olahraga yang tidak hanya kompetitif tetapi juga akrab dengan gaya hidup para atlet elit. Bagi Aston Martin, kolaborasi ini menjadi jembatan untuk menjangkau audiens yang lebih muda dan aktif, sekaligus memperluas ekosistem penggemar di luar balapan.
Meski demikian, di lintasan, Aston Martin masih menghadapi tantangan berat. Tim beraliansi mesin Mercedes itu memasuki GP Amerika Serikat di posisi ke-10 klasemen konstruktor dengan koleksi tujuh poin. Juara dunia dua kali Fernando Alonso berada di peringkat 17 klasemen pembalap dengan seluruh poin tim, sementara rekan setimnya Lance Stroll belum mengumpulkan poin dan berada di posisi 21. Kesenjangan performa ini menjadi sorotan menjelang balapan di Circuit of the Americas, di mana tim berharap dapat memperbaiki posisi.
Kemitraan dengan Padeltek juga mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri F1: tim balap tidak lagi hanya menjual kecepatan dan teknologi, tetapi juga gaya hidup. Lisensi merchandise dan kolaborasi lintas sektor menjadi sumber pendapatan yang semakin penting, terutama di pasar Amerika Serikat yang menjadi target utama ekspansi F1 dalam beberapa tahun terakhir. Aston Martin tampaknya ingin memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat identitas merek di luar garasi.
Dengan rencana perluasan ke pickleball pada 2027, pertanyaannya kini apakah langkah ini akan diikuti tim lain dan seberapa besar dampaknya terhadap basis penggemar. Jika sukses, kolaborasi semacam ini bisa menjadi blueprint bagi tim F1 lain untuk merambah pasar olahraga rekreasi yang sedang tumbuh pesat.



