Tarik Muharemovic, Tembok Baru Leeds yang Bikin Man United Mati Kutu
Baca dalam 60 detik
- Leeds United bermain imbang 1-1 melawan Manchester United, tetapi performa Tarik Muharemovic menjadi sorotan utama.
- Bek asal Bosnia itu tampil dominan dengan memenangkan enam dari tujuh duel dan mencatatkan assist untuk gol penyama kedudukan.
- Kualitasnya di lini belakang membuat Leeds diyakini bakal menghadapi tawaran dari klub besar pada jendela transfer mendatang.

Leeds United harus puas berbagi angka dengan Manchester United dalam laga pekan kedelapan Premier League yang berakhir 1-1 di Elland Road, Minggu (5/10/2025). Namun, di balik hasil imbang itu, ada satu nama yang mencuri perhatian: Tarik Muharemovic. Bek tengah berusia 23 tahun tersebut tampil seperti tembok yang sulit ditembus, membuat lini depan Setan Merah frustrasi sepanjang pertandingan.
Muharemovic, yang didatangkan dari Sassuolo pada bursa transfer musim panas lalu dengan mahar 34 juta poundsterling, langsung menjelma menjadi pilar penting di pertahanan Leeds. Melawan Manchester United, ia tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam build-up serangan. Umpan panjangnya ke area pertahanan lawan beberapa kali menciptakan peluang, termasuk assist untuk gol penyama kedudukan yang dicetak Dominic Calvert-Lewin.
Statistik individunya mencengangkan. Sepanjang 90 menit, pemain kelahiran Bosnia itu memenangkan enam dari tujuh duel, tanpa melakukan pelanggaran dan tidak pernah dilewati lawan. Amad Diallo, winger Manchester United yang dikenal lincah, berkali-kali harus berhadapan langsung dengannya dan selalu kalah. Performa impresif ini membuatnya digadang-gadang sebagai penerus Raphinha di Elland Road, meski keduanya memiliki peran yang berbeda.
Kemenangan atas Manchester United memang tidak terwujud, tetapi penampilan Muharemovic memberikan harapan besar bagi Leeds untuk bersaing di papan tengah. Kekuatan fisik dan kemampuan membaca permainan membuatnya mampu mengompensasi kelemahan tim dalam mengantisipasi serangan balik. Pelatih Daniel Farke pun disebut sangat puas dengan adaptasi cepat sang pemain, yang baru merasakan atmosfer Premier League.
"Muharemovic adalah tipe bek yang tidak banyak bicara, tetapi aksinya di lapangan berbicara sendiri. Dia memberi kami kepercayaan diri untuk bermain lebih agresif," ujar seorang sumber di klub.
Meski demikian, performa gemilang Muharemovic juga menyimpan potensi masalah. Seperti yang pernah dialami Raphinha, yang akhirnya dijual ke Barcelona dengan harga 55 juta poundsterling, Leeds berisiko kehilangan bek kiri itu jika klub-klub besar Eropa mulai meliriknya. Manajemen Leeds perlu menyiapkan strategi untuk mempertahankan aset berharga ini, setidaknya hingga akhir musim.
Di sisi lain, hasil imbang ini tetap meninggalkan pekerjaan rumah bagi Farke. Leeds tercatat melepaskan 29 umpan silang, tetapi hanya empat yang menemui sasaran. Efektivitas serangan dari sayap menjadi sorotan, terutama dengan peran James Justin dan Gabriel Gudmundsson yang kurang optimal. Jika ingin meraih hasil lebih baik di laga berikutnya, perbaikan dalam penyelesaian akhir dan kualitas umpan silang menjadi prioritas.
Ke depan, Muharemovic akan menjadi kunci pertahanan Leeds saat menghadapi jadwal padat. Konsistensinya di lini belakang bisa menjadi fondasi bagi tim untuk bersaing di kompetisi domestik. Namun, akankah ia bertahan lama di Elland Road, atau justru menjadi magnet bagi klub-klub besar pada bursa transfer berikutnya? Publik Leeds berharap jawabannya tidak seperti Raphinha.



