Apple TV 4K Kini Bisa Putar Dolby TrueHD Atmos, Tapi Harus Rakit Sendiri
Baca dalam 60 detik
- Pengembang independen di Reddit menemukan cara mengalirkan audio lossless Dolby TrueHD plus Atmos ke Apple TV 4K generasi ketiga.
- Metode ini mengubah audio TrueHD dan metadata posisi menjadi format APAC milik Apple, lalu memutarnya lewat tvOS 26.
- Proyek ini masih berupa eksperimen dan belum tersedia sebagai aplikasi siap pakai; pengguna harus merakit sendiri di Mac.

Pemilik Apple TV 4K generasi ketiga yang selama ini dibuat iri oleh soundtrack Blu-ray beresolusi tinggi kini punya harapan baru. Seorang pengembang dengan nama samaran Agathorpt di Reddit berhasil memutar audio Dolby TrueHD lengkap dengan efek Dolby Atmos melalui perangkat set-top box Apple tersebut, meski harus melalui serangkaian trik teknis yang tidak sederhana.
Apple TV 4K sejatinya hanya mendukung codec Dolby Digital Plus, format audio terkompresi yang biasa dipakai layanan streaming untuk menghemat bandwidth. Sementara itu, Dolby TrueHD—yang menawarkan kualitas lossless—umumnya ditemukan pada cakram Blu-ray. Pembatasan ini masuk akal mengingat posisi Apple TV sebagai perangkat streaming, tetapi tidak menyurutkan keinginan para penggemar home theater untuk menikmati audio kualitas studio dari koleksi film pribadi mereka.
Solusi yang ditawarkan Agathorpt bukanlah mengirim sinyal TrueHD secara langsung. Ia justru mendekode audio dan metadata posisi Atmos secara terpisah, memetakan efek 3D ke konfigurasi speaker 9.1.6, lalu mengonversinya ke Apple Positional Audio Codec (APAC) yang merupakan format milik Apple. Hasil akhirnya diputar melalui tvOS 26. Meski APAC bukan format lossless, komunitas menilai hasilnya sangat memuaskan.
Motivasi di balik proyek ini adalah keinginan untuk menandingi aplikasi Native Player yang mendukung TrueHD Atmos tetapi bersifat closed-source. Menurut Agathorpt, menutup implementasi membuat semua orang bergantung pada vendor tersebut untuk perbaikan dan dukungan di masa depan. "Aplikasi lain tidak bisa menggunakan kembali atau meningkatkan kode itu, dan komunitas tidak dapat memeriksa secara independen bagaimana audio ditangani," ujarnya seperti dikutip dari Reddit.
"Audio spasialnya bekerja sangat baik bagi saya. Suaranya luar biasa di pengaturan saya," kata Agathorpt.
Pengguna Reddit lain yang mencoba perangkat lunak serupa juga melaporkan hasil yang memuaskan. Namun, untuk meniru apa yang dilakukan Agathorpt, diperlukan perangkat keras dan perangkat lunak khusus: sebuah Mac, Xcode, akun pengembang Apple untuk menandatangani aplikasi, serta file film dengan audio TrueHD Atmos 48kHz. Apple TV 4K pun harus menjalankan tvOS 26 atau versi lebih baru. Langkah-langkah lengkapnya telah dibagikan di Reddit.
Agathorpt menegaskan bahwa ia tidak menulis semua perangkat lunak yang digunakan. Proyek ini berdiri di atas karya orang lain, terutama AetherEngine dan dekoder audio objek LibTrueHD yang dikembangkan Superuser404notfound. Ia berharap metode ini dapat diadopsi oleh pemutar media Nuvio dan aplikasi tvOS lainnya, sehingga pengguna awam tidak perlu merakit sendiri.
Bagi pasar Indonesia, temuan ini menyiratkan bahwa pengguna Apple TV 4K di Tanah Air—yang jumlahnya terus tumbuh seiring popularitas layanan streaming—memiliki peluang untuk menikmati audio kelas bioskop tanpa harus beralih ke perangkat lain. Namun, karena masih berupa eksperimen dan membutuhkan keahlian teknis, adopsi massal kemungkinan baru akan terjadi jika pengembang aplikasi resmi mengintegrasikannya. Sementara itu, Apple baru saja mengumumkan Apple TV 4K model 2026 dengan harga lebih tinggi dan tanpa fitur audio-video baru yang signifikan, sehingga para penggemar berat mungkin belum sepenuhnya puas.
Ke depan, tantangan terbesarnya adalah mendorong agar solusi open source ini masuk ke ekosistem aplikasi tvOS secara resmi. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Apple TV 4K akan menjadi pusat hiburan rumah yang lebih lengkap, memadukan kenyamanan streaming dengan kualitas audio lossless. Akankah Apple sendiri yang mengambil langkah pertama?



