Debby Ryan Ungkap Cedera Otak Traumatis, Enam Bulan Absen dari Dunia Hiburan
Baca dalam 60 detik
- Debby Ryan mengaku mengalami cedera otak yang mengubah hidupnya setelah lima kali gegar otak.
- Ia menjalani rehabilitasi neurologis selama enam bulan, tetapi hasilnya justru memperburuk kondisi.
- Pengalaman ini menyoroti pentingnya kesadaran akan dampak jangka panjang cedera kepala pada atlet dan pekerja seni.

Mantan bintang Disney, Debby Ryan, mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami cedera otak traumatis yang mengubah hidupnya. Dalam wawancara di acara YouTube Last Meals yang dipandu Josh Scherer, Ryan menyebut dirinya sebagai “pejuang migrain” dan menceritakan pengalaman pahitnya.
Ryan mengaku telah mengalami lima kali gegar otak. Empat di antaranya akibat insiden tunggal, sedangkan yang kelima terjadi karena guncangan terus-menerus selama lebih dari satu menit. “Saya mengalami cedera otak yang cukup gila dan mengubah hidup beberapa tahun lalu. Saya tidak bisa bekerja selama sekitar enam bulan, dan saya menjalani rehabilitasi neurologis selama enam bulan,” ujarnya.
Namun, upaya pemulihan tersebut tidak membuahkan hasil. Sebaliknya, kondisi Ryan justru memburuk. Ia kemudian menjalani apa yang disebutnya sebagai “perawatan sains pinggiran” untuk memulihkan fungsi otaknya. Meski sedikit membantu, ia mengakui ada beberapa hal yang “tidak bisa kembali” seperti semula. Hingga kini, Ryan masih menderita migrain yang ia gambarkan sebagai “neraka” dan harus menutup mata untuk bisa berpikir jernih.
Dalam wawancara tersebut, Ryan juga menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan keluarga dan teman-teman, termasuk suaminya, Josh Dun, serta putri mereka, Felix. “Saya merasa sangat beruntung memiliki orang-orang luar biasa di sekitar saya yang mengingatkan siapa saya dan mendukung saya melalui perubahan yang mungkin permanen,” tuturnya.
“Saya merasa sangat beruntung memiliki tim yang luar biasa di sekitar saya yang mengingatkan saya siapa saya dan siapa saya dulu, dan juga memberi ruang bagi perubahan itu, yang mungkin permanen, dan mencintai saya melalui semua itu.”
— Debby Ryan
Ryan pertama kali dikenal melalui serial Disney Channel The Suite Life on Deck, lalu membintangi Jessie (2011–2015). Ia juga menjadi pemeran utama dalam komedi Netflix Insatiable (2018). Setelah lama absen dari layar, tahun ini ia muncul dalam film The Sun Never Sets bersama Dakota Fanning.
Kisah Ryan menyoroti isu yang jarang dibicarakan di industri hiburan: risiko cedera kepala dan dampaknya terhadap kesehatan mental serta karier. Di Indonesia, kesadaran akan cedera otak traumatis masih rendah, terutama di kalangan pekerja seni dan atlet. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, cedera kepala merupakan penyebab kematian dan disabilitas utama pada usia produktif. Namun, layanan rehabilitasi neurologis yang komprehensif masih terbatas di sejumlah daerah.
Pengalaman Ryan juga menggarisbawahi pentingnya dukungan sosial dalam proses pemulihan. Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan sistem pendukung kuat cenderung memiliki hasil pemulihan yang lebih baik. Sayangnya, stigma terhadap gangguan kesehatan mental dan neurologis sering membuat penderitanya enggan mencari bantuan.
Ke depan, kisah Ryan dapat menjadi pemicu diskusi tentang perlunya perlindungan kesehatan yang lebih baik bagi para profesional hiburan dan olahraga, termasuk asuransi yang mencakup perawatan jangka panjang. Apakah industri hiburan Indonesia siap memberikan perhatian serius pada risiko serupa?



