Gasly Rebut Pole di Monza Usai Kalahkan Russell dalam Duel Catur
Baca dalam 60 detik
- Pembalap Alpine, Pierre Gasly, mengejutkan jagat Formula One dengan merebut posisi terdepan di GP Italia, mengalahkan George Russell yang sebelumnya lebih cepat di sesi latihan.
- Kemenangan ini terjadi setelah Gasly mengalahkan Russell dalam permainan catur daring, menunjukkan persaingan sengit keduanya tidak hanya di lintasan tetapi juga di luar arena balap.
- Dengan start terdepan, Gasly berpeluang besar meraih podium pertamanya musim ini, meski harus menghadapi tekanan dari pembalap Mercedes dan Ferrari di belakangnya.

MONZA โ Pierre Gasly menciptakan kejutan terbesar musim ini dengan merebut posisi pole pertama dalam kariernya di Grand Prix Italia, Sabtu (5/9). Pebalap Alpine itu tidak hanya unggul di lintasan, tetapi juga mengalahkan George Russell dalam permainan catur beberapa menit sebelum sesi kualifikasi dimulai. Kemenangan ganda ini menjadi modal berharga bagi Gasly untuk balapan Minggu, sekaligus membuktikan bahwa persaingan di Formula One tidak pernah hanya soal kecepatan mobil.
Gasly, yang sebelumnya hanya pernah menang di Monza pada 2020 bersama tim kecil AlphaTauri, tampil mengejutkan dengan putaran terakhir yang sempurna. Ia mengungguli Russell yang start di posisi kedua, diikuti oleh duo Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Padahal, Russell tampil impresif di sesi latihan dan diunggulkan untuk meraih pole. Namun, Gasly menunjukkan bahwa strategi dan mentalitas juga memegang peranan penting.
Persaingan keduanya bahkan sudah dimulai sebelum balapan. Dalam wawancara setelah kualifikasi, Russell mengakui bahwa ia kalah catur dari Gasly hanya 15 menit sebelum sesi dimulai. โKami baru saja menyelesaikan permainan catur, dan dia mengalahkan saya. Saya pikir, โBaiklah, saya akan mengalahkanmu di kualifikasi,โ tapi ternyata dia di depan lagi,โ ujar Russell. Gasly, yang dikenal sebagai penggemar catur, mengungkapkan bahwa ia dan Russell sering bertanding di platform daring Chess.com. โSejak briefing pebalap tadi malam, saya tahu dia juga tergila-gila dengan catur. Kami bertukar ID dan bermain beberapa game. Sebelum kualifikasi, saya merasa percaya diri karena terus mengambil bidaknya,โ kata Gasly.
Kemenangan ini menjadi suntikan motivasi besar bagi Gasly, yang pekan ini sempat kecewa setelah pengadilan banding mencabut hasil podium ketiganya di Monaco Juni lalu. โIni bukan situasi yang menyenangkan, tapi saya mencoba mengubahnya menjadi motivasi tambahan. Saya berharap tidak perlu mengalaminya akhir pekan ini,โ ujarnya. Dengan start terdepan, Gasly berpeluang besar untuk mengamankan podium pertamanya musim ini, meski ia sadar balapan akan berlangsung panjang dan ketat.
Dari sisi strategi, Gasly dan Russell sama-sama menggunakan mesin Mercedes, tetapi mobil Mercedes musim ini jauh lebih kompetitif dibanding Alpine. Mercedes memuncaki klasemen konstruktor, sementara Alpine yang dimiliki Renault berada di posisi keenam. Meski demikian, Gasly optimistis. โSaya di posisi terbaik, start pertama, tidak ada yang di depan. Kami akan memberikan yang terbaik dan melihat hasilnya. Rencana saya adalah bertahan di posisi pertama selama mungkin. Berapa lama? Saya tidak tahu,โ ucapnya.
Bagi penggemar Formula One di Indonesia, duel GaslyโRussell menambah warna persaingan musim ini. Meski tidak ada pebalap Indonesia di grid, momen seperti ini menunjukkan bahwa faktor non-teknis, seperti psikologi dan hiburan, ikut menentukan hasil balapan. Dengan semakin ketatnya persaingan di papan atas, setiap detail kecil bisa menjadi pembeda. Pertanyaannya, akankah Gasly mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis, atau justru Russell yang akan membalas kekalahan di papan catur dengan kemenangan di lintasan? Balapan Minggu akan menjadi jawabannya.



