Chaka Khan Tutup Pintu untuk Cinta: 'Saya Sudah Capai dengan Pasangan' di Usia 73
Baca dalam 60 detik
- Legenda funk Chaka Khan mengumumkan tidak lagi mencari pasangan, menyebut dirinya 'partnered out' jelang rilis album baru.
- Dua pernikahan yang gagal membuatnya enggan membuka hati, dengan komentar pedas tentang kriteria pasangan ideal.
- Album 'Chakzilla' yang akan rilis 18 September menandai kembalinya ia ke industri musik setelah tujuh tahun vakum.

Chaka Khan, Ratu Funk berusia 73 tahun, secara terbuka menyatakan bahwa ia telah 'selesai dengan pasangan' atau 'partnered out'. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara terbarunya dengan The Observer, di tengah promosi album studio terbarunya, Chakzilla, yang akan dirilis pada 18 September melalui label EarthSong Records di bawah lisensi BMG. Album ini menjadi karya pertamanya dalam tujuh tahun terakhir, setelah Hello Happiness (2019), dan menampilkan kolaborasi dengan Sia, Snoop Dogg, serta Lenny Kravitz.
Keputusan Chaka untuk tidak lagi mencari cinta bukanlah hal yang mengejutkan mengingat dua pernikahannya yang gagal. Ia menikah dengan Hassan Khan di usia 17 tahun, namun pernikahan itu hanya bertahan setahun. Kemudian, pada 1976, ia menikah dengan Richard Holland dan bercerai pada 1980. Dari pernikahan dengan Holland, ia dikaruniai seorang putra bernama Damien, sementara dari hubungan dengan Rahsaan Morris, ia memiliki putri bernama Indira. Pengalaman pahit ini membentuk pandangannya tentang hubungan, yang pernah ia ungkapkan pada 2017: "Kedua kali, saya terus bertanya-tanya, orang yang mereka cintai itu Chaka Khan atau saya yang sebenarnya, Yvette Stevens?"
Dalam wawancara terbaru, Chaka dengan tegas menolak membahas lebih jauh tentang apa yang masih ia nantikan dalam hidup. Ketika ditanya tentang lirik "I've been waiting all my life for this moment" pada lagu utama albumnya, ia menjawab dengan diplomatis, "Saya tidak ingin membahas itu, karena jika saya terlalu banyak bicara tentang apa yang saya inginkan, seseorang akan mencoba mengaturnya untuk saya. Jadi saya hanya akan berjalan santai dan membiarkan hidup berjalan apa adanya." Ia menambahkan, "Salah satunya bukan tentunya pasangan. Saya tidak mencari itu. Saya sudah selesai dengan pasangan."
Pernyataan ini muncul di tengah kebangkitan karier Chaka yang telah membentang lebih dari lima dekade. Ia pertama kali dikenal sebagai vokalis utama Rufus dengan hits seperti "Tell Me Something Good" (karya Stevie Wonder) dan "Ain't Nobody". Karier solonya dimulai pada 1978 dengan "I'm Every Woman", yang kemudian dibawakan ulang oleh Whitney Houston untuk film The Bodyguard. Lagu-lagu ikonik lainnya termasuk "I Feel for You" (karya Prince) dan "Through the Fire". Dengan 11 Grammy Awards dan pelantikan ke Rock and Roll Hall of Fame pada 2023, Chaka tetap menjadi figur sentral di industri musik.
Album Chakzilla juga menandai babak baru dalam hubungannya dengan Sia, yang ikut menulis sebagian besar lagu dan menjadi teman dekatnya. Sia bahkan mengeluh, "Saya muak dan lelah tidak mendengar (Chaka) di radio," seperti diungkapkan Chaka. Pertemanan mereka begitu erat hingga Chaka menjadi ibu baptis bagi anak Sia. Selain itu, album ini juga mengenang kembali hubungan Chaka dengan Prince, yang menulis "I Feel for You". Rekaman Chaka atas lagu itu pada 1984 terjual lebih dari satu juta kopi dan meraih dua Grammy. Chaka juga berterima kasih kepada Prince yang membantunya keluar dari jeratan narkoba, "Dia menarik saya keluar dari tempat di mana saya berusaha bertahan. Perusahaan rekaman saya seperti orang paling kejam di planet ini. Saya merasa seperti diperdagangkan. Saya sering menangis karena saya mulai tidak mencintai musik. Saya siap menyerah, lalu Prince datang."
Chaka juga menanggapi spekulasi tentang orientasi seksualnya setelah dijuluki "ikon straight" oleh sebagian kalangan. Dengan tegas ia menjawab, "Apa iya? Bagaimana kamu tahu saya ini apa? Saya tidak pernah membagikan bagian hidup saya itu. Itu bukan urusan siapa pun kecuali saya sendiri." Ia menambahkan, "Saya untuk semua orang. Saya tidak peduli dengan siapa kamu tidur di malam hari. Jika hatimu berada di tempat yang benar, itu saja yang saya pedulikan."
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini mungkin menjadi pengingat akan perjalanan panjang seorang ikon yang tetap relevan. Meski Chaka menutup pintu untuk cinta, ia justru membuka lembaran baru dalam kariernya. Single terbarunya, "Curious Subject", telah dirilis, dan Chakzilla siap menyapa pasar global. Pertanyaannya, mampukah album ini mengulang kesuksesan masa lalu dan memperkenalkan Chaka Khan kepada generasi baru pendengar di Asia Tenggara?



