Watson dan Enam Petenis Inggris Lolos Kualifikasi US Open, Siap Hadapi Fase Utama
Baca dalam 60 detik
- Heather Watson membalikkan keadaan setelah kalah di set pertama untuk mengamankan tempat di babak kedua kualifikasi US Open.
- Lima petenis putra Inggris lainnya juga melaju, sementara dua lainnya tersingkir di babak awal kualifikasi.
- Format baru ganda campuran mempertemukan petenis ganda top dengan bintang tunggal seperti Djokovic, Sabalenka, Williams, dan Alcaraz.

Heather Watson memastikan langkahnya berlanjut di kualifikasi US Open setelah menaklukkan unggulan keenam Claire Liu dengan skor 4-6, 6-2, 6-4 di New York, Selasa (20/8/2025). Kemenangan ini membuka peluang petenis berusia 34 tahun itu untuk tampil di babak utama Grand Slam Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.
Watson sempat nyaris kehilangan keunggulan dua break di set penentu, namun berhasil menjaga fokus dan akhirnya menuntaskan perlawanan Liu. Di babak berikutnya, ia akan berhadapan dengan Angela Fita Boluda dari Spanyol. Sementara itu, di sektor putra, empat petenis Inggris lainnyaโToby Samuel, Jacob Fearnley, Billy Harris, dan Harry Wendelkenโjuga melaju mulus. Samuel, yang berusaha menembus babak utama US Open untuk pertama kalinya, membalikkan keadaan setelah kalah di tie-break set pertama, lalu menang 6-3, 6-1 atas Francesco Maestrelli dari Italia.
Harris menundukkan Gonzalo Bueno dari Peru dengan 6-1, 6-3, sementara Fearnley menang atas Roberto Carballes Baena 7-6 (7-3), 6-3. Wendelken juga lolos setelah mengalahkan Stefano Travaglia 6-4, 3-6, 6-3. Namun, dua wakil Inggris lainnya, Liam Broady dan Felix Gill, harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dari Italia, masing-masing kalah dari Marco Cecchinato dan Francesco Passaro.
Di sisi lain, Zheng Qinwen, finalis dua kali perempat final US Open dari China, sukses melewati babak pertama kualifikasi dengan mengalahkan rekan senegaranya, Xiaodi You, 6-3, 6-2. Petenis peringkat 121 dunia itu tampil di ajang kualifikasi Grand Slam untuk pertama kalinya sejak Australian Open 2022 setelah menjalani operasi siku tahun lalu. Ia akan berhadapan dengan Clara Burel dari Prancis di babak berikutnya.
Kabar kurang baik datang dari Joao Fonseca, petenis Brasil peringkat 26 dunia, yang memutuskan mundur dari turnamen karena cedera perut. Petenis 20 tahun yang menjadi finalis perempat final Prancis Terbuka itu menyatakan butuh waktu lebih untuk pulih sepenuhnya agar bisa tampil kompetitif. Keputusan ini tentu menjadi pukulan bagi penggemar yang menantikan aksinya di Flushing Meadows.
Fenomena menarik terjadi di nomor ganda campuran, yang tahun ini kembali mempertemukan petenis ganda top dengan bintang tunggal. Henry Patten dan Katerina Siniakova, yang masing-masing merupakan petenis ganda nomor satu dunia, akan berhadapan dengan Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka di babak pertama. Sementara itu, Lloyd Glasspool dan Erin Routliffe akan menantang Serena Williams dan Carlos Alcaraz. Alcaraz sendiri akan memainkan pertandingan pertamanya setelah empat bulan absen akibat cedera pergelangan tangan, sementara Williams kembali setelah empat tahun hiatus.
Format baru ganda campuran yang diperkenalkan tahun lalu memang menuai kontroversi, karena mengubah sistem skor menjadi lebih singkat: hanya empat game untuk memenangkan set, tanpa skor advantage, dan tie-break 10 poin sebagai pengganti set ketiga. Turnamen ini juga dipadatkan menjadi tiga hari sebelum babak utama dimulai. Langkah ini diambil untuk menarik lebih banyak perhatian pada nomor ganda campuran, yang kerap dianggap kurang bergengsi dibandingkan tunggal.
Bagi penggemar tenis Indonesia, kehadiran nama-nama besar seperti Djokovic, Sabalenka, Williams, dan Alcaraz di ganda campuran tentu menambah daya tarik tersendiri. Meski tidak ada wakil Indonesia di kualifikasi, persaingan di babak utama yang akan dimulai Minggu depan tetap layak dinantikan. Pertanyaan besarnya, akankah format baru ini berhasil mengangkat popularitas ganda campuran, atau justru semakin mengaburkan esensi kompetisi? Hanya waktu yang bisa menjawab.



