Kabut Asap Karhutla Paksa Surya Paloh Tunda Peresmian Kantor NasDem Kalbar
Baca dalam 60 detik
- Ketua Umum NasDem menunda peresmian kantor DPW Kalbar di Pontianak karena kualitas udara buruk akibat kebakaran hutan.
- Penundaan ini mencerminkan dampak karhutla yang meluas hingga mengganggu agenda politik dan operasional partai.
- Langkah Surya Paloh menyoroti urgensi penanganan karhutla yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, memutuskan menunda peresmian kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Barat di Pontianak yang sedianya digelar Minggu (16/2). Kondisi cuaca yang diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi alasan utama penundaan tersebut.
Keputusan ini diambil setelah Surya Paloh meninjau langsung lokasi kantor di Jalan H. Abdurrahman Saleh, Pontianak. Ia menilai kualitas udara yang tidak sehat akan mengurangi makna seremoni dan berpotensi membahayakan tamu undangan. โKita cari hari baik, bulan baik yang akan datang untuk meresmikan kantor DPW NasDem Kalimantan Barat,โ ujarnya di hadapan pengurus partai.
Penundaan ini bukan sekadar perubahan jadwal, melainkan cerminan nyata dampak karhutla yang mengganggu berbagai sendi kehidupan, termasuk agenda politik. Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup telah menyoroti perlunya kolaborasi semua pihak dalam penanganan karhutla, sementara Mensesneg Pratikno menyebut empat korporasi di Kalbar sedang diselidiki terkait kebakaran lahan. Bahkan, pemerintah pusat menambah 1.500 personel dan enam helikopter untuk mempercepat pemadaman.
Bagi masyarakat Kalimantan Barat, kabut asap bukan hal baru, namun intensitasnya tahun ini dinilai cukup parah. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kualitas udara di sejumlah titik berada pada level tidak sehat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kesehatan warga, tetapi juga aktivitas ekonomi dan mobilitas harian.
Surya Paloh juga menyempatkan diri mengapresiasi perkembangan Kota Pontianak yang dinilainya semakin maju. โSaya bangga sekali, sudah lama tidak ke Kalbar. Kota ini sekarang maju, landscape-nya luar biasa bagus, jalan-jalan rayanya dengan kerimbunan yang luar biasa,โ katanya. Ia mengaku terharu melihat perubahan dari kawasan rawa menjadi kota dengan infrastruktur yang tertata.
Kehadiran Surya Paloh disambut oleh Sutarmidji, Dewan Pertimbangan DPW NasDem Kalbar, serta anggota DPR RI Ghulam Muhammad Saron. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa partai harus memberi manfaat bagi masyarakat, bukan menjadi beban. โInstitusi Partai Politik NasDem ini harus bisa memberikan arti dan kontribusinya yang positif, sekecil apa pun itu,โ ujarnya.
Penundaan ini juga menjadi pengingat bahwa karhutla bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga persoalan tata kelola yang berdampak luas. Pertanyaannya, akankah langkah pemerintah menambah personel dan helikopter cukup untuk mengatasi akar masalah, atau justru hanya menjadi solusi jangka pendek? Ke depan, nasib peresmian kantor NasDem Kalbar menjadi simbol dari urgensi penanganan karhutla yang lebih serius dan berkelanjutan.



