Duel Papan Atas Championship: West Brom Incar Kemenangan Beruntun, Burnley Bawa Rekor Tandang
Baca dalam 60 detik
- West Bromwich Albion dan Burnley sama-sama mengawali musim dengan hasil positif, memanaskan persaingan papan atas Championship.
- Burnley membawa rekor impresif 16 laga tandang tanpa kekalahan dari musim lalu, menjadi ujian berat bagi tuan rumah.
- Pertemuan ini juga menguji tren West Brom yang kerap kesulitan melawan tim degradasi Premier League.

Dua kandidat promosi, West Bromwich Albion dan Burnley, akan saling berhadapan di The Hawthorns pada Minggu (12:00 BST). Kedua tim datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah hasil positif di laga pembuka, menjadikan duel ini sebagai ujian awal yang menarik di Championship.
West Brom memulai musim dengan kemenangan 2-1 atas Norwich City di kandang lawan. Sementara itu, Burnley berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memaksa imbang 2-2 melawan West Ham United di Turf Moor. Hasil ini menegaskan bahwa kedua tim memiliki mentalitas yang kuat, meski dengan cara yang berbeda.
Catatan historis pertemuan kedua tim memberikan nuansa tersendiri. West Brom tidak pernah menang dalam tujuh laga liga terakhir melawan Burnley, dengan lima kali imbang dan dua kekalahan. Terakhir kali mereka mengalahkan Burnley di liga terjadi pada pekan kedua Premier League musim 2017-18. Sebaliknya, Burnley yang sempat kesulitan di kandang West Brom pada awal abad ini, kini justru tak terkalahkan dalam empat kunjungan terakhir, termasuk tiga kali imbang beruntun.
Bagi West Brom, kemenangan atas Norwich membuka peluang untuk memenangkan dua laga pembuka musim secara beruntun untuk kedua kalinya secara beruntun. Sebelumnya, mereka hanya mampu melakukannya sekali sejak musim 1998-99, yakni pada 2017-18. Ini menjadi target yang realistis, tetapi Burnley bukan lawan yang mudah.
Burnley datang dengan rekor tandang yang mengesankan. Mereka tak terkalahkan dalam 16 laga tandang terakhir di Championship, dengan 11 kemenangan dan lima imbang, sejak awal musim lalu. Catatan ini menjadi modal berharga, meski hanya tiga tim yang memiliki rentetan lebih panjang dalam sejarah kompetisi: Leicester City (20 laga), Hull City (17 laga), dan Reading (17 laga).
Namun, ada satu tren yang mengkhawatirkan bagi West Brom. Sejak awal 2024, mereka hanya meraih satu kemenangan dalam 14 laga liga melawan tim yang baru terdegradasi dari Premier League, dengan delapan kali imbang dan lima kekalahan. Meski begitu, mereka tak terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir melawan tim-tim semacam itu, dengan satu kemenangan dan lima imbang. Ini menunjukkan bahwa The Hawthorns tetap menjadi benteng yang sulit ditembus.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pertandingan ini menarik karena menunjukkan betapa kompetitifnya Championship, yang kerap menjadi panggung bagi pemain-pemain Asia Tenggara. Banyak penggemar di Tanah Air yang mengikuti perkembangan liga ini, terutama karena beberapa pemain Indonesia pernah merumput di sana. Duel antara dua tim yang mengincar promosi ini juga menjadi barometer kekuatan tim-tim di luar Premier League.
"Pertandingan ini akan menjadi ujian nyata bagi kedua tim. West Brom ingin membuktikan diri sebagai kandidat promosi, sementara Burnley menunjukkan bahwa mereka tidak mudah dikalahkan di kandang lawan," ujar seorang analis sepak bola Inggris.
Dengan kedua tim dalam performa yang baik, laga ini berpotensi berjalan ketat. Akankah West Brom memutus kutukan melawan Burnley, atau justru Burnley yang memperpanjang rekor tandang mereka? Jawabannya akan menentukan arah persaingan di papan atas Championship musim ini.



