Immortals Fenyx Rising Didiskon 90% di PlayStation Store, Gold Edition Hanya Rp90 Ribuan
Baca dalam 60 detik
- Ubisoft memangkas harga Immortals Fenyx Rising hingga 90% di PlayStation Store, berlaku untuk edisi standar dan Gold Edition.
- Diskon ini mencakup akses ke season pass, tiga DLC naratif, dan dua paket konten tambahan, dengan masa berlaku hingga Oktober 2026.
- Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga engagement waralaba di tengah absennya sekuel yang dibatalkan pada 2023.

PlayStation Store kembali mengguncang pasar dengan diskon besar-besaran. Immortals Fenyx Rising, game action RPG bertema mitologi Yunani yang dirilis Ubisoft pada 2020, kini dijual dengan potongan harga mencapai 90%. Yang mengejutkan, diskon ini tidak hanya berlaku untuk edisi standar, tetapi juga Gold Edition yang biasanya dibanderol jauh lebih mahal. Harga akhirnya hanya US$5,99 atau sekitar Rp90 ribuan, berlaku hingga 8 Oktober 2026.
Penawaran ini menjadi salah satu diskon terbesar yang pernah diberikan untuk game besutan Ubisoft Quebec tersebut. Baik edisi standar maupun Gold Edition mencakup versi PS4 dan PS5, sehingga pemain tidak perlu khawatir soal kompatibilitas. Bagi pelanggan PlayStation Plus dan Ubisoft+ Classics, game versi dasar bahkan dapat dimainkan secara gratis tanpa perlu membeli.
Gold Edition menawarkan nilai lebih dengan menyertakan season pass, tiga DLC naratif, dan dua paket konten tambahan. DLC pertama, A New God, mengajak pemain menaklukkan ujian para dewa Olympus. Myths of the Eastern Realm menghadirkan karakter baru bernama Ku yang membantu dewi Nuwa menghadapi dewa-dewa Tiongkok. Sementara The Lost Gods menawarkan perspektif top-down dengan karakter Ash dan pertarungan bergaya brawler. Selain itu, pembeli juga mendapat akses ke Prism Wings dan misi When the Roads Get Rocky.
Meski mendapat ulasan positif saat peluncuran, Immortals Fenyx Rising tidak menghasilkan keuntungan yang cukup bagi Ubisoft untuk melanjutkan ke sekuel. Proyek sekuel sempat masuk tahap pengembangan, namun dibatalkan pada 2023. Menurut laporan, sekuel tersebut rencananya akan mengangkat mitologi Polinesia Hawaii. Keputusan ini mencerminkan betapa sulitnya game baru menembus pasar yang didominasi waralaba mapan, bahkan ketika kualitasnya diakui kritikus.
Sejak dirilis, Immortals Fenyx Rising justru menikmati reputasi kuat dari mulut ke mulut. Diskon yang sering diberikan turut mendongkrak jumlah pemain, begitu pula kehadirannya di layanan PlayStation Plus dan Xbox Game Pass. Strategi ini efektif menjangkau audiens yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran besar. Bagi Ubisoft, menjaga game tetap relevan di pasar sekunder menjadi cara mempertahankan pendapatan dari waralaba yang tidak dilanjutkan.
"Diskon besar seperti ini sering kali menjadi sinyal bahwa penerbit ingin memaksimalkan siklus hidup game yang sudah matang, sekaligus menguji apakah basis penggemar masih cukup kuat untuk menghidupkan kembali waralaba di masa depan," ujar seorang analis industri game yang enggan disebutkan namanya.
Di Indonesia, harga game legal di PlayStation Store kerap menjadi penghalang bagi banyak pemain. Diskon 90% ini membuka peluang bagi gamer Tanah Air untuk memiliki game berkualitas dengan harga setara dua gelas kopi. Ditambah lagi, akses ke Gold Edition memungkinkan pemain menikmati konten lengkap tanpa harus membeli DLC secara terpisah. Momentum ini bisa menjadi pintu masuk bagi mereka yang selama ini ragu membeli game orisinal karena keterbatasan anggaran.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah Ubisoft akan benar-benar mengubur waralaba ini atau justru menghidupkannya kembali jika respons pasar terhadap diskon besar-besaran terus positif. Dengan basis penggemar yang masih aktif dan harga yang sangat rendah, bukan tidak mungkin publisher asal Prancis itu mempertimbangkan strategi lain, misalnya remaster atau spin-off. Namun untuk sekarang, pemain hanya perlu memanfaatkan penawaran ini sebelum periode diskon berakhir pada 2026.



