Leeds Berani Saingi Everton demi Liam Delap: Tawaran £40 Juta Menggantung
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan Chelsea untuk merekrut Liam Delap, yang dibanderol £40 juta.
- Everton, Nottingham Forest, Newcastle, dan Aston Villa juga memantau situasi striker 23 tahun itu, membuat persaingan semakin ketat.
- Keputusan Leeds akan menentukan apakah mereka mampu memperkuat lini depan sebelum bursa transfer ditutup.

Leeds United dikabarkan telah mengadakan pembicaraan dengan Chelsea mengenai kemungkinan transfer Liam Delap, striker yang juga menjadi incaran utama Everton. Langkah ini muncul di tengah kebutuhan mendesak Leeds untuk menambah opsi lini serang setelah kepergian Joel Piroe ke West Ham United.
Daniel Farke, manajer Leeds, masih membutuhkan tambahan amunisi di lini depan sebelum jendela transfer ditutup. Meski Leeds berhasil bertahan di Premier League musim lalu dengan finis di peringkat ke-14, ketergantungan pada Dominic Calvert-Lewin sebagai satu-satunya penyerang murni dinilai terlalu berisiko, terutama dengan skema tiga bek yang kerap membutuhkan dua penyerang tengah.
Kepergian Joel Piroe ke West Ham dengan status pinjaman selama satu musim membuat Leeds hanya memiliki Calvert-Lewin dan Lukas Nmecha sebagai opsi senior di posisi striker. Situasi ini diperparah dengan catatan Leeds yang hanya mencetak 26 gol dari open play sepanjang musim lalu, sebuah angka yang menunjukkan perlunya tambahan ketajaman di lini depan.
Kabar ketertarikan Leeds pada Delap pertama kali diungkapkan oleh koresponden transfer TEAMtalk, Graeme Bailey. Menurut laporan tersebut, Leeds telah melakukan pembicaraan dengan Chelsea, yang membanderol Delap dengan harga £40 juta. Delap, yang berusia 23 tahun, diizinkan meninggalkan Stamford Bridge setelah musim yang sulit, dan ia dikabarkan ingin melanjutkan kariernya di Inggris, bahkan lebih memilih kembali ke wilayah utara.
Namun, Leeds tidak sendirian dalam perburuan ini. Everton, Nottingham Forest, Newcastle United, dan Aston Villa juga telah menanyakan situasi Delap. Everton sebelumnya disebut sebagai klub terdepan, namun dengan adanya pembicaraan antara Leeds dan Chelsea, persaingan dipastikan semakin sengit.
Delap sendiri bukanlah nama asing di Premier League. Pada musim 2024/2025, ia mencetak 12 gol dalam 37 penampilan liga bersama Ipswich Town, menunjukkan kemampuannya untuk tampil produktif meski berada di tim yang berjuang di papan bawah. Pengalaman ini menjadi nilai jual utama Delap, yang diharapkan bisa menjadi mitra sepadan bagi Calvert-Lewin di lini depan Leeds.
Bagi Leeds, merekrut Delap bukan sekadar menambah opsi, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat daya saing di Premier League. Namun, harga £40 juta menjadi kendala utama. Leeds harus memutuskan apakah Delap layak menjadi pembelian termahal mereka di bursa musim panas ini, terutama dengan persaingan ketat dari klub-klub lain.
Dari perspektif Indonesia, perburuan striker muda seperti Delap selalu menarik untuk diikuti, mengingat banyak penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti perkembangan Premier League. Keputusan Leeds dalam bursa transfer ini akan berdampak pada persaingan papan tengah klasemen, yang kerap menjadi sorotan para pengamat sepak bola Indonesia.
Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, Leeds harus bergerak cepat. Pertanyaannya, akankah mereka berani mengeluarkan dana besar untuk Delap, atau memilih opsi lain yang lebih murah? Keputusan ini akan menentukan arah kebijakan transfer Leeds musim ini dan bisa menjadi sinyal ambisi mereka untuk bersaing di papan atas.



