Parmigiani Fleurier Rayakan 30 Tahun dengan Kronograf Misterius dan Edisi Soft Violet
Baca dalam 60 detik
- Parmigiani Fleurier meluncurkan tiga jam tangan baru untuk 2026, termasuk edisi terbatas Soft Violet dan dua model peringatan 30 tahun.
- Tonda PF Chronographe Mysterieux menyembunyikan fungsi kronografnya hingga tombol ditekan, sebuah inovasi teknis yang belum pernah ada sebelumnya.
- Toric Chronographe Rattrapante memadukan komplikasi split-seconds klasik dengan dial emas putih yang ditempa tangan, mencerminkan warisan restorasi Michel Parmigiani.

Parmigiani Fleurier, manufaktur jam tangan independen asal Swiss, memasuki tahun 2026 dengan gebrakan besar: tiga jam tangan baru yang memadukan inovasi teknis dan tradisi pengerjaan tangan. Yang paling mencuri perhatian adalah Tonda PF Chronographe Mysterieux, sebuah kronograf yang fungsinya 'menghilang' saat tidak digunakan, serta Toric Chronographe Rattrapante yang merayakan 30 tahun perjalanan brand dengan komplikasi split-seconds yang legendaris. Tak ketinggalan, edisi Soft Violet yang hanya dibuat 50 buah hadir sebagai kolaborasi eksklusif dengan Sincere Fine Watches.
Bagi para kolektor di Indonesia, kehadiran jam tangan ini bukan sekadar kabar gembira bagi penggemar horologi, tetapi juga sinyal bahwa pasar Asia Tenggara semakin diperhitungkan. Kolaborasi dengan Sincere Fine Watches, yang memiliki gerai di Singapura, menunjukkan bahwa merek-merek mewah melihat potensi besar di kawasan ini. Dengan semakin tumbuhnya minat terhadap jam tangan mewah di Indonesia, bukan tidak mungkin edisi terbatas seperti ini akan segera merambah pasar domestik.
Tonda PF Chronographe Mysterieux menawarkan pendekatan baru terhadap kronograf. Alih-alih menampilkan subdial atau jarum tambahan yang biasanya memenuhi muka jam, jam tangan ini tampil bersih layaknya jam tiga jarum biasa. Namun, saat tombol monopusher di sisi case ditekan, tiga jarum kronograf berwarna rhodium muncul dari balik jarum utama, siap mengukur waktu. Setelah selesai, jarum-jarum tersebut kembali 'bersembunyi' di balik jarum jam dan menit, memberikan pengalaman yang tidak biasa dan menantang konvensi.
Di balik ilusi visual ini terdapat mesin kaliber PF053 yang sangat kompleks. Dengan 362 komponen, mesin ini menggunakan sistem tiga kopling (satu vertikal dan dua horizontal) untuk mengoordinasikan lima jarum koaksial di tengah dial. Inovasi ini tidak hanya menuntut presisi tinggi, tetapi juga manajemen energi yang cermat agar semua fungsi dapat berjalan mulus. Parmigiani Fleurier jelas tidak main-main dalam menunjukkan kemampuan teknisnya di tahun ulang tahunnya yang ke-30.
Sementara itu, Toric Chronographe Rattrapante membawa kita kembali ke akar sejarah Parmigiani Fleurier. Komplikasi split-seconds yang memungkinkan pengukuran dua peristiwa secara bersamaan ini dieksekusi dengan mesin kaliber PF361 yang digerakkan manual. Mesin ini berdetak pada 5Hz, mampu mengukur hingga sepersepuluh detik, dan memiliki cadangan daya 65 jam. Yang membuatnya istimewa adalah dialnya yang terbuat dari emas putih yang ditempa tangan, membutuhkan sekitar 60 operasi terpisah oleh satu pengrajin. Hasilnya adalah tekstur yang unik dan tidak ada dua jam yang sama persis.
Bagi pengamat industri, langkah Parmigiani Fleurier ini menarik karena menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus revolusioner. Dengan 'menyembunyikan' kronograf, mereka justru menciptakan pengalaman baru yang lebih intim dan personal. Ini sejalan dengan filosofi 'Private Luxury' yang mereka usung, di mana detail-detail halus hanya terlihat oleh pemakainya. Di era di mana banyak merek berlomba menampilkan segala sesuatu secara terang-terangan, pendekatan ini justru terasa eksklusif dan berkelas.
Ketersediaan jam tangan ini di Sincere Fine Watches dan SHH di Singapura menjadi peluang bagi kolektor Indonesia yang sering berkunjung ke negara tetangga. Namun, dengan tren pertumbuhan pasar mewah di Indonesia, tidak menutup kemungkinan kita akan melihat edisi serupa di Jakarta dalam waktu dekat. Apakah kolektor Tanah Air siap menyambut inovasi 'kronograf yang menghilang' ini? Atau justru akan lebih tertarik pada pesona klasik Toric Rattrapante? Yang jelas, Parmigiani Fleurier telah memberikan alasan kuat bagi para penggemar horologi untuk terus memantau perkembangannya.



