Inter Kunci Transfer Curtis Jones dari Liverpool: 35 Juta Euro Plus Klausul Penjualan
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan Inter dan Liverpool untuk Curtis Jones mencapai 35 juta euro, dengan tambahan bonus dan klausul penjualan 10 persen.
- Pemain timnas Inggris itu dijadwalkan terbang ke Italia untuk tes medis akhir pekan ini, setelah negosiasi panjang sejak Januari.
- Kedatangan Jones menjadikannya pemain Inggris ketiga yang bergabung dengan Inter musim panas ini, memperkuat tren klub Serie A merekrut bakat Premier League.

Inter Milan akhirnya memenangkan perburuan gelandang Liverpool, Curtis Jones, setelah kedua klub menyetujui nilai transfer yang dilaporkan mencapai 35 juta euro, termasuk bonus berbasis performa. Kesepakatan ini ditandai dengan izin terbang yang diberikan Liverpool kepada pemain berusia 24 tahun itu untuk menjalani tes medis di Italia, sebuah langkah yang mengakhiri spekulasi panjang yang telah berlangsung sejak Januari.
Menurut laporan Sky Sport Italia dan konfirmasi dari pakar transfer Fabrizio Romano, Liverpool menerima proposal tertulis dari Inter pada Rabu malam. Nilai pokok transfer dilaporkan 30 juta euro, ditambah 5 juta euro dalam bentuk add-ons yang terkait dengan penampilan dan pencapaian tim. Selain itu, Liverpool juga menyertakan klausul penjualan kembali sebesar 10 persen, yang berarti The Reds akan mendapatkan keuntungan tambahan jika Inter suatu saat menjual Jones ke klub lain.
Kesepakatan ini merupakan buah dari negosiasi alot. Inter sebenarnya telah mengincar Jones sejak bursa transfer Januari, namun Liverpool saat itu bersikukuh mematok harga di atas 40 juta euro. Hingga akhirnya, dengan kontrak Jones yang akan habis pada akhir musim ini dan keinginan kuat sang pemain untuk mencoba tantangan baru di Serie A, kedua belah pihak saling melunak. Liverpool pun rela menurunkan permintaan awal mereka demi menghindari kehilangan pemain secara gratis di musim panas berikutnya.
Bagi Inter, kedatangan Jones bukan sekadar tambahan amunisi lini tengah. Ia menjadi pemain Inggris ketiga yang direkrut juara bertahan Serie A musim panas ini, setelah sebelumnya John Stones dan Djed Spence. Fenomena ini menunjukkan daya tarik Serie A yang semakin meningkat di mata pemain-pemain Premier League, terutama dengan gaya bermain taktis yang ditawarkan pelatih Simone Inzaghi. Jones, yang dikenal dengan visi bermain dan kemampuan dribblingnya, diharapkan mampu mengisi peran gelandang serang atau mezzala dalam skema 3-5-2 khas Inter.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kepindahan Jones ke Inter menjadi sinyal bahwa pasar transfer Eropa semakin kompetitif. Klub-klub besar tidak ragu menggelontorkan dana besar untuk pemain muda berbakat, meski harus bernegosiasi panjang. Hal ini juga bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, tentang pentingnya manajemen kontrak pemain dan strategi negosiasi yang cerdas agar tidak rugi di bursa transfer.
Jones dijadwalkan tiba di Italia pada Kamis dan diharapkan menuntaskan tes medis serta menandatangani kontrak pada akhir pekan. Jika semua berjalan lancar, ia akan segera bergabung dengan rekan-rekan barunya di sesi latihan pramusim. Pertanyaannya, akankah Jones mampu langsung beradaptasi dengan ketatnya persaingan di Serie A dan menjadi pilar penting Inter musim depan? Atau justru ia akan menjadi pemain pelengkap di balik dominasi lini tengah yang sudah solid? Waktu yang akan menjawab, namun langkah ini jelas menunjukkan ambisi Inter untuk terus bersaing di level tertinggi Eropa.



